Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Abdul Kholik Bercerita Keaktifan Menjadi Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah

oleh
oleh
378 pembaca

Jakarta, sketsindonews – Sosok Abdul Malik sangat berperan aktif sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan,

Abdul (37), sapaan dari Abdul Kholik, sudah mendaftarkan dirinya dan keluarganya sejak tahun 2015.

Kata Abdul, “Padahal awalnya saya mendaftarkan diri saya dan keluarga pada sektor Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), namun sejak saya kerja di perusahaan yang sekarang, pada tahun 2017 kami sudah menjadi peserta dalam sektor Pekerja Penerima Upah (PPU). Kami didaftarkan dan ditangani langsung dari pihak perusahaan,” jelas Abdul.

Gambar

Abdul bersyukur belum pernah merasakan manfaat rawat inap menggunakan Program JKN-KIS. Namun, Abdul paham betul pentingnya Program JKN-KIS bagi ia dan keluarganya. Abdul sudah pernah menjalani fasilitas rawat jalan di klinik Fakhira karena sakit gigi menggunakan Program JKN-KIS.

Lanjut Abdul dalam cerita pengalamannya, ia juga pernah berobat ke Puskesmas Kecamatan Tebet karena flu dan demam yang sering dialaminya. Selain itu kakak Abdul pada tahun 2018 juga pernah berobat ke Klinik Kimia Farma Tangerang. Setelah selesai diperiksan, Kakak Abdul harus dirujuk ke Rumah Sakit Hermina Daadn Mogot atas penyakit diabetes mellitus yang dialaminya.

“Dari berbagai pengalaman kami sekeluarga, pemanfaatan Program JKN-KIS bagi kesehatan keluarga kami sangat penting/ kami tidak perlu khawatir mengenai pembiayaan pelayanan kesehatan yang kami butuhkan. Kami pun juga mendapatkan obat-obatan yang kami butuhkan. Semuanya ditanggung oleh Program JKN-KIS,” terang Abdul.

Menurut Abdul pelayanan yang diberikan sudah cukup baik, setelah mengetahui syarat yang dibawa ketika berobat Abdul merasa terbantu dan merasa prosedur administrasi yang dilaluinya tidak seribet yang dikira oleh masyarakat selama ini.

Abdul berpendapat peserta harus menyiapkan persayaratan yang dibutuhkan sebelum berobat agar dapat menjalani pengobatan dengan lancar dan maksimal.

“Saya hanya berharap agar BPJS Kesehatan dapan senantiasa meningkatkan kinerja dan fasilitas kesehatan dapat bekerjasama dengan lebih maksimal, sehingga masyarakan akan senantiasa aman dan dapat fokus menjalani pengobatan tanpa merasa cemas akan biaya maupun penjaminan selama.ini masyarakat perlu optimalisasi pemahaman secara baik, tutup Abdul.

nanorame

No More Posts Available.

No more pages to load.

Baca konten dgn suara
Speed: 1x
Ready