1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Organisasi Cipayung Sambut Kapolda Baru Jawa Timur

oleh
12.2K pembaca

Jatim, sketsindonews – Organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam kelompok cipayung, di antaranya, HMI, PMII, GMNI, PMKRI, GMKI, IMM, KAMMI, dan KMHDI, menyambut kedatangan Kapolda Baru Jawa Timur, Irjen Pol Mohammad Fadil Imran yang menggantikan Irjen Pol Luki Hermawan. 

Ketua Badko HMI Jawa Timur Yogi Pratama menyampaikan, Jenderal Mohammad Fadil merupakan pilihan tepat dan sesuai dengan kebutuhan Jawa Timur. Latar belakangnya disebut sudah cukup lama di bagian reserse kepolisian. Sehingga menjadi modal tersendiri dan memberikan penguatan bagi Polda Jatim dengan mencermati kondisi objektif saat ini.

“Beliau (Jenderal Mohammad Fadil) memiliki banyak prestasi, di antaranya prestasi mengungkap cyber crime saat menjadi Dircyber Bareskrim Polri, dan menetapkan pidana korporasi pada kasus kebakaran hutan dan lahan saat menjadi Dirtipideksus,” kata Yogi dalam rilisnya, Minggu (3/5/20).

Gambar

Selain itu, kata dia, prestasi lainnya mengungkap kasus big fish saat menjadi Dirkrimsus Bareskrim. Secara akademisi ia dinilai telah berhasil meraih gelar Doktor Kriminologi dari Universitas Indonesia.

“Yang tidak kalah pentingnya, beliau memiliki komunikasi publik yang sangat baik, bahkan komunikasi politiknya telah mampu menghilangkan sekat antara institusi kepolisian dan kementerian di lembaga negara,” tutur Yogi. 

Hal senada disampaikan Ketua PKC PMII Jawa Timur Abdul Ghoni. Menurutnya sosok Jenderal Mohammad Fadil secara personal diterima oleh hampir sebagian besar stakeholder pemerintahan, termasuk DPR RI. Di tangannya, Ghoni mengaku optimis Polda Jatim akan semakin baik.

“Muda, cerdas, intelek, inovatif, berani akan tetapi sekaligus hangat dan memiliki komunikasi publik yang mumpuni. Nah, polisi yang seperti ini cocok untuk di Jawa Timur,” kata Ghoni. 

Sementara itu, Ketua KAMMI Jawa Timur, menyampikan Jawa Timur adalah bumi Bhinneka Tunggal Ika yang memiliki penduduk dengan karakter agamis tetapi tetap nasionalis atau lebih dikenal nasionalis-religius. Bahkan, sambung dia, apabila dipandang dari tingkat ekonomi, pendidikan, serta kesejahteraan, orang Jawa Timur relatif lebih baik dibanding dengan daerah lain. 

“Demikian juga jika dilihat dari aspek kesejarahan, di mana Jawa Timur sempat menjadi pusat peradaban nusantara bahkan bagian dari peradaban dunia. Artinya memimpin dan mengelola kepentingan serta melaksanakan fungsi penegakan hukum dan tugas-tugas Kepolisian di Jawa Timur merupakan tantangan tersendiri,” responsnya.

(nru/skt) 

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap