Jakarta, sketsindonews – Korban kebakaran Warga Kartini Kecamatan Sawah Besar Jakarta Pusat dalam kondisi pandemi sementara tinggal ditenda penampungan yang di dirikan pihak Sudin Sosial.
Penyusuran sketsindonews.com pasca kebakaran bantuan silih berganti berdatangan baik oleh peduli lingkungan, CSR serta pihak swasta lainnya untuk meringankan beban terkena dampak.
Menurut Ketua LMK Kartini Ir. Adi Hariadi meyatakan, musibah terjadi karena hal klasik seperti konsleting listrik dalam hunian pemukiman padat warga.
Pokok inilah menjadi sangat krusial menjadi muasal terjadi artinya kabel dalam rumah sangat rentan dalam hitungan kelayakan dalam instalasi listrik rumah punya masa kadaluarsa atas kekuatan kabel menampung daya listrik.
Adi Hariadi meminta pemerintah cq.PLN bersama pemerintah DKI Jakarta juga memiliki program dalam merevitalisasi kelayakan rumah tinggal terutama kabel listrik untuk subsidi kepada warga hunian padat.
“Data ini kan sudah ada apa yang sudah dilakukan pendataan Dasa Wisma telah melakukan sisi pendataan dengan lengkap mulai rumah kontrakan, hunian tak layak hingga, kamar mandi pun (WC) serta tingkat kerawanan rumah tinggal,” ujarnya, Rabu (19/8/20).
“Kasus kebakaran di DKI Jakarta khsususnya di Jakarta Pusat telah terjadi 3 kali dalam kurun waktu 2 bulan, selain kebakaran belum lama ini terjadi di Jakarta Utara dan Jakarta Barat, persoalannya sama hanya karena kabel sudah usang dalam pemukiman padat,” ucapnya.
Hariadi pun mendesak untuk pihak PLN melaksanakan program atas pertimbangan kasus kebakaran meningkat karena sudah tidak layak pula kabel listrik berada jalur atas semestinya lingkungan tinggal pun untuk dilaksanakan jalur kabel bawah tanah selain pula kabel usang milik warga untuk dapat di subsidi revilatilsasi kabel listrik.
Korban Kebakaran Minta Material
Sementara Ketua RW 09 Kartini Saeful Anwar, menyampaikan bahwa pihaknya berterimakasih kepada pemerintah maupun pihak lain dalam membantu korban kebakaran serta warga terkena dampak, terlebih situasi kondisi pandemi covid – 19.
“Untuk saat ini bantuan sangat baik termasuk makanan siap saji yang disediakan pemerintah kota, namun sisi lain menjadi pemikiran kami pasca kebakaran sungguh sangat diharapkan warga untuk merehabilitasi rumah kembali yang hangus untuk dibantu pemerintah minimal kebutuhan material sangat mumpuni dalam meringankan beban warga situasi seperti ini,” ucapnya.
(Nanorame)






