1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Seorang Suami di Sumenep Bacok Pria yang Kepergok Keluar dari Kamar Istrinya

oleh
7.2K pembaca

Sumenep, sketsindonews – Agus Hari Wibowo (40) warga Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, tidak bisa berkutik setelah diketahui berkeliaran ke rumah orang saat tengah malam. 

Parahnya, Agus diduga mencumbu istri orang saat suami dan anaknya sedang pergi ke suatu acara. Tidak diketahui apa yang dilakukan Agus. Namun saat Agus keluar kamar, ia dalam kondisi berpakaian tidak rapi alias tidak berbusana. 

Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengatakan, peristiwa pembacokan tersebut terjadi pada Minggu (23/8) sekitar pukul 23.00 WIB di Desa Bluto, Kecamatan Bluto. 

Gambar

Menurutnya, seorang suami yang membacok Agus bernama Fausi (43). Akibatnya, di sekujur tubuh Agus, terdapat luka sabetan dari sebilah pisau sebanyak tujuh robekan.

“Sekitar pukul 23.00 WIB, Fauzi bersama anaknya baru datang dari acara perkumpulan. Namun seseorang yang tak diketahuinya, tiba-tiba muncul dari kamar istrinya dalam keadaan telanjang. Seketika itu Fauzi langsung mengejar dan membacoknya menggunakan sebilah pisau,” kata Widiarti, Senin (24/8/20).

Widiarti menjelaskan, korban dibacok sebanyak tujuh kali yang mengarah ke bagian pergelangan tangan kanan dan kiri bagian dalam, ketiak sebelah kiri, rusuk bagian samping sebelah kiri, perut sebelah kiri, pinggul bagian luar sebelah kiri, dan paha bagian luar sebelah kiri. 

“Untungnya korban lari menyelamatkan diri keluar dari dalam rumah pelaku. Korban diamankan warga, kemudian petugas kepolisian dari Polsek Bluto  bersama saksi membawa korban ke Puskesmas Bluto,” terang Widiarti.

Dari insiden itu, polisi mengamankan barang bukti (BB) sebuah kaos lengan pendek yang terdapat bercak merah diduga darah korban. Kemudian sebuah pisau panjang berukuran 20 cm.

Atas kejadian itu, Fauzi dijerat pasal tindak pidana penganiayaan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat (1) KUHP.

Di hari yang sama, peristiwa berdarah juga menimpa Asmad (30), warga Desa Tambaagung Tengah, Kecamatan Ambunten, yang diduga tengah bercinta dengan seorang istri di ruangan dalam rumah. 

Asmad dibacok Tamim (30) yang tak lain adalah suami dari istri seseorang tersebut. Padahal Asmad sendiri masuk ke dalam rumah atas panggilan istri Tamim. Di sana, istri Tamim meminta agar memberi pinjaman uang. 
Namun, belum usai percakapan itu, Tamim datang dengan gegabah langsung membacok Asmad sebanyak tujuh kali menggunakan sebilah parang.

Akibatnya, Asmad mengalami beberapa luka robek pada bagian kepala, jari tangan kiri dan kanan, lengan kanan bagian dalam serta bahu. 
Usai dibacok, Asmad mengalah dengan menyelamatkan diri keluar dari dalam rumah. Warga menolongnya, dan membawa Asmad ke klinik layanan kesehatan. 

Polisi mengusutnya, dengan menyimpan barang bukti (BB) berupa baju lengan pendek yang diduga milik korban. Kemudian sebuah sarung motif bergaris dengan warna kombinasi merah dan biru.

(nru/pwk) 

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap