1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Apa Kabar Hasil Penyelidikan Terbakarnya Gedung Kejagung?

oleh
6.7K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Dua puluh lima hari sudah pasca terbakarnya gedung utama Kejaksaan Agung di Jalan Sultan Hasanuddin No 1 Jakarta Selatan pada 23 Agustus 2020 malam. Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi dari kepolisian maupun kejaksaan soal muasal bangunan enam lantai itu terbakar.

Padahal gedung itu merupakan markas para petinggi kejaksaan dan bangunan cagar budaya. Maklum saja konon gedung bongsor itu didirikan pada masa Soekarno berkuasa, namun baru bisa ditempati saat Soeharto berada di singgasana keperesidenan. 

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Mabes Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono saat di konfirmasi sketsindonews, Selasa (15/9/20) pagi mengatakan pihaknya masih menunggu keterangan dari Tim Laboratorium Forensik. “Masih menunggu keterangan dari Tim Labfor ” ucapnya singkat.

Gambar

Senada dengan Mabes Polri, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum), Kejaksaan Agung, Hari Setiono SH MH, mengungkapkan lembaganya masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian. “Masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian,” aku Hari kepada sketsindonews.com, Selasa (15/9/20).

Seperti telah diketahui gedung Kejaksaan Agung RI, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terbakar hebat, pada Sabtu (22/8) silam pukul 19.10 WIB. Dugaan sabotase hingga kelalaian manajemen gedung pun mencuat. Api melalap gedung hampir sekitar 21 jam. Kejaksaan Agung menyatakan bahwa kebakaran diduga berasal dari lantai enam gedung utama kantor korps adhyaksa itu.

Di gedung itu juga terdapat ruang kerja Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi. Kini, kedua pucuk pimpinan Kejaksaan Agung itu harus berkantor sementara di Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Agung RI di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan mulai Senin (24/8).

Di lain sisi, pihak kejaksaan memastikan bahwa gedung yang terbakar bukan tempat penyimpanan berkas perkara. “Itu data kepegawaian, ada beberapa biro yang ada di bidang pembinaan. tidak ada berkas penanganan perkara di sana, korupsi khusus maupun umum,” kata Hari.

Setelah api sempat dijinakkan oleh petugas pemadam kebakaran, api kembali membara sekitar pukul 00.30 WIB pada Minggu (23/8) dini hari. Akhirnya, baru sekitar pukul 06.00 WIB, api mulai berhasil dipadamkan oleh petugas. Hanya saja, sepanjang pagi itu masih terdapat puluhan mobil pemadam kebakaran yang bersiaga di sekitar lokasi. Pasalnya, kala itu masih terdapat sejumlah asap yang dikhawatirkan dapat terjadi kembali kobaran api.

(Sofyan Hadi)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap