Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Gong Xi Fa Cai

Selamat Tahun Baru Imlek 2577

Semoga Tahun Ular Kayu 2026 membawa kemakmuran & kebahagiaan
2026
🧧🐍 Imlek 2577

Terinspirasi Tokoh Nasional, Bupati Pamekasan Bercerita Tentang Anak Desa

oleh
3.6K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam banyak terinspirasi dengan sejumlah tokoh nasional. Tokoh tersebut tak lain merupakan anak desa yang punya impian untuk jadi orang besar. Alhasil merupakan jadi tokoh daerah hingga nasional.

Mereka adalah Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Mantan Menteri Pemuda Olahraga, Imam Nahrawi, dan Mantan Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dzakiri. Nama mereka saat ini sudah tidak asing. Sebab gagasan besar selalu mereka berikan kepada negeri ini.

“Mereka sama seperti kita. Hidup di desa. Orang tuapun juga sama larat belakang-nya. Ada yang petani bahkan ada yang jadi tenaga kerja wanita (TKW),” kata Baddrut Tamam saat memberi sambutan dalam acara Seminar dan Media Gathering, di Hotel Spancer Kota Batu Malang, Jumat (20/11) malam.

Gambar

Menurutnya, Azwar Anas, Imam Nahrawi, dan Hanif Dzakiri, bukanlah sesosok yang punya latar belakang keluarga berpenghasilan tinggi. Keluarganya dari oreng biasa. Seperti Hanif dari keluarga TKW.

“Bahkan saya pernah ke rumahnya Imam Nahrawi di Kecamatan Konang, Bangkalan, rumahnya sederhana. Bahkan sebelum dibangun, rumahnya dulu pernah terbuat dari gedek,” ungkap Baddrut.

Dari sosok kesederhanaannya tersebut, namun memili cita-cita tinggi. Kini mereka meretas jadi tokoh nasional. Seperti Azwar Anas sebagai Bupati Banyuwangi. Walau jadi pemimpin daerah, kini tokoh Jawa Timur tersebut jadi pimpinan kepada daerah di seluruh Indonesia.

Motivasi demikian, tiada lain Baddrut sampaikan kepada seluruh rekan-rekan wartawan yang hadir dalam kesempatan itu. Sebab baginya, gagasan besar akan menghadirkan gagasan yang luar biasa. Sebab hasil yang luar biasa tidak akan muncul dari hal yang biasa-biasa.

Dalam acara tersebut, semua wartawan diharap bersatu dalam membangun Pamekasan. Sebab jika hanya diri pemerintah yang bergerak, daerah sulit maju dan berkembang. Apalagi wartawan sebagai pekerja media jadi bahan informasi yang selalu diakses publik.

Jurnalis Kabupaten Pamekasan bersatu ikut seminar dan gathering tersebut. Acara dipimpin PWI Pamekasan dengan empat organisasi lokal. Di antaranya adalah Aliansi Jurnalis Pamekasan, Forum Wartawan Pamekasan, Jurnalis Center Pamekasan, dan Paguyuban Insan Jurnalis Pamekasan.

(nru/skt)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap