Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Gong Xi Fa Cai

Selamat Tahun Baru Imlek 2577

Semoga Tahun Ular Kayu 2026 membawa kemakmuran & kebahagiaan
2026
🧧🐍 Imlek 2577

Rakor Kecamatan Kemayoran Bahas Titik Rawan Kerumunan

oleh
14.4K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Rapat Kordinasi Muspika Kecamatan Kemayoran yang dihadiri Kapolsek Kompol Imam Irawan, PPKK diwakili Prakoso, serta para Lurah membahas isu antisipasi kerumuunan dalam situasi PSBB ketat diwilayah Kemayoran, Kamis (21/1/21).

Menurut Camat Kemayoran Asep Mulyaman menuturkan, situasi saat ini perlu penguatan kordinasi, komunikasi serta kolaboratif dalam penanganan pencegahan Covid – 19 untuk menjadi prioritas khususnya titik rawan kerumunan kawasan ekonomi serta titik masyarakat dalam kerap lakukan berinteraksi berlebihan.

“Satpol PP tentunya sudah memahami titik mana saja yang menjadi rawan serta aturan untuk ditegakan sesuai hukum ditengah masyarakat untuk patuh pada PSBB sesuai target Pemprov DKI menurunkan kasus Covid – 19,” ujarnya.

Gambar

Secara terpisah Kapolsek Kemayoran Kompol Imam Irawan menyatakan, tidak bisa langsung wilayah melakukan penertiban kawasan PKL di wilayah.

“Itu merupakan domain Satpol PP Kemayoran, kami ini hanya ikut mendampingi untuk serta lakukan penanganan saat operasi “Grebek PSBB” bersama 3 pilar,” ujarnya.

Dia mengakui banyak pelanggaran pada lingkungan dikawasan Masjid Akbar (Masjid Akbar) untuk ditindak seiring pula merupakan aduan warga sekitar, sebab itu akses publik warga selama ini terus terganggu.

Kondisi itu akan menjadikan pemicu rawan selain masyarakat sekitar juga untuk tidak melindungi para PKL untuk seenaknya melakukan buka lapak tanpa ikuti aturan Protokoler Kesehatan secara ketat.

“Intinya Polsek Kemayoran hingga saat ini terus lalukan pemantauan PSBB ketat yang diberlakukan termasuk Kampung Tangguh untuk tetap melakukan sinergi dalam melakukan antisipasi Covid berbasis masyarakat,” jelasnya.

Apa Kata PPKK

Sementara perwakilan PKKK Prakoso, pihaknya akan menindaklanjuti ada aduan warga terkait kerumunan Pedagang Kaki Lima di kawasan mesjid Akbar, Kawasan Pusat Wisata Kuliner JTS yang dijadikan fungsi lain.

Nantinya, pihaknya akan memberikan surat himbauan atau surat peringatan terhadap PKL dan penanggung Jawab Acara yang berada di kawasan PPKK dan membuat plank himbauan permanen.

“Sesudah membuat surat tersebut, PPKK bersama 3 pilar Kecamatan Kemayoran melakukan himbauan dan mengambil langkah untuk membubarkan kerumunan di kawasan PPKK pada jam-jam titik rawan,” kata Prakoso.

(Nanorame)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap