Jakarta, sketsindonews – Ditengah kesibukannya sebagai pimpinan kejaksaan di Kalimantan Barat. Namun ia tidak pernah melupakan tanggungjawabnya sebagai peraih gelar doktor ilmu hukum.
Untuk itu ia pun menerbitkan sebuah buku panduan yang berisi mengenai sidang virtual. Tujuannya sudah barang tentu untuk mencerdaskan para abdi hukum, khususnya di lingkungan Korps Adhyaksa.
Dalam dirinya telah terpatri amanat dalam kitab suci Alquran: Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia. Ya dia adalah Dr Masyhudi SH MH.
Pria kelahiran Jawa Tengah 1968 silam itu, memang kerap membuat terobosan faktual dalam perjalanan kehidupan. Salah satunya adalah pencetus Reformasi Birokrasi dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di Kejaksaan Agung.
“Ini buku karangan atau tulisan saya yang saya kirim ke kejaksaan tinggi dan kejaksaan negeri se-Indonesia,” ujar dia saat berbincang dengan sketsindonews.com, Jumat (22/1/21) di Jakarta melalui aplikasi whatsapp.
Masyhudi berharap dengan menerbarkan keilmuannya, kelak para jaksa akan memahami tata cara atawa panduan persidangan secara virtual.
Mahfum saja di tengah wabah virus korona yang mengganas dan entah sampai kapan akan berakhir, perkumpulan antar manusia dihindari. Sehingga timbul pemikiran membuat sebuah buku panduan sidang virtual.
Bahkan disela-sela kunjungan kerja selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar. Ia juga sempat meresmikan sebuah surau di Kantor Kejari Sambas. Hal tersebut dilakoni sebelum melakukan Inspeksi dan peninjauan lapangan.
“untuk memastikan bahwa penegakan Hukum di Kejari Sambas berjalan sesuai dengan harapan masyarakat,” pinta Masyhudi.
(Sofyan Hadi)











