Jakarta, sketsindonews – Masa pandemi COVID-19 membuat perekonomian masyarakat menjadi lumpuh. Banyak warga yang kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Masalah perekonomian juga menimpa masyarakat di Kampung Penampungan Gasong. Sebagai salah satu kampung marjinal di daerah Jakarta Selatan, mayoritas warganya bekerja sebagai pemulung. Di masa sulit ini, mereka tidak berhenti berjuang untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Dari fakta tersebut, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN bersama Human Initiative hadir untuk membantu masyarakat Kampung Gasong dalam mengatasi masalah perekonomian warga. Upaya yang dilakukan adalah dengan meluncurkan program Keluarga Multi Penghasilan (KMP) untuk membantu penerima manfaat di Kampung Gasong dalam meningkatkan perekonomian di tingkat keluarga.
Program ini bertujuan untuk memberikan modal usaha kepada masyarakat di Kampung Gasong. Selain itu, YBM PLN dan Human Initiative juga memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para penerima manfaat program. Saat ini, ada 15 penerima manfaat tingkat keluarga yang terbantu oleh program ini. Jenis usaha yang dikembangkan kebanyakan di bidang kuliner seperti warung kopi, gorengan, sembako kecil-kecilan dan usaha mikro lainnya.
Menurut Asmonah, salah satu penerima manfaat program KMP, adanya modal usaha ini membantu di masa pandemi. “Kami sangat berterimakasih kepada YBM PLN dan Human Initiative. Bantuan modal usaha dari YBM PLN dan Human Initiative sangat membantu warga yang ingin memiliki dan mengembangkan usahanya.
“Apalagi di zaman sekarang, semuanya serba sulit. Ini (program KMP) membantu ibu-ibu untuk bisa punya penghasilan tambahan” Ujar ibu yang biasa disapa Bukde Wati ini.
Harapannya, program KMP ini kedepannya dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat Kampung Gasong. “Semoga program ini bisa lebih menjangkau masyarakat lain yang membutuhkan. Karena program ini sangat baik untuk dijalani” Tutup Bukde Wati.
(Eky)






