Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Gong Xi Fa Cai

Selamat Tahun Baru Imlek 2577

Semoga Tahun Ular Kayu 2026 membawa kemakmuran & kebahagiaan
2026
🧧🐍 Imlek 2577

Sekolah Tatap Muka di Pemprov DKI Mulai di Gelar, Keselamatan Anak Lebih Penting !

oleh
10.5K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memutuskan segera melanjutkan uji coba sekolah tatap muka terbatas setelah status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) turun ke level 3.

Sebanyak 610 sekolah pun saat ini telah dinyatakan lolos penilaian pelaksanaan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Sumber Kasubag Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja menyampaikan, rinciannya pada bulan April lalu ada 85 sekolah yang telah ikut penilaian pelaksanaan uji coba PTM untuk bisa lakukan pembelajaran tatap muka langsung. (28/8/21)

Gambar

Lanjutnya pada bulan Juni sebanyak 138 sekolah menysul. Awal Agustus 372 sekolah sudah siap, sehingga total ada 595 sekolah dari tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK sudah lolos untuk lakukan tatap muka, pungkasnya.

Ditambah lagi 15 sekolah madrasah yang sudah dinyatakan lolos pelatihan dan asesmenn satu dan dua.

Jadi totalnya ada 610 sekolah,” ujarnya saat dihubungi wartawan, Rabu, 25 Agustus 2021 dilansir awak media.

Untuk skema pembelajaran tatap muka, Taga menyampaikan, polanya masih sama dengan tahapan uji coba PTM sebelum badai Covid-19 merebak pada pertengahan Juni lalu dimana maksimal siswa yang hadir ke sekolah terbatas 50 persen. Lalu untuk durasi belajar maksimal sampai jam 12.

Untuk itu pihak sekolah untuk kiranya harus lebih menyiapkan diri dari aturan perketatan prokes serta sarana prasarana sesuai ketentuan Kementrian Pemdidikan Nasional.

Secara terpisah salah satu wali murid sebuah sekolah kejuruan Rahmah (35) mengatakan, Hari ini ini pihaknya telah menerima pengumuman pihak sekolah bahwa anak saya sudah mulai sekolah pembelajaran tatap muka, namun demikian untuk kiranya pengawasan anak sekolah kondisi pandemi diharapkan pihak sekolah lebih teliti agar anak murid yang belum di vaksin untuk dianjurkan prioritas wajib vaksin dalam melindungi diri di sekolah, tuturnya.

Karena biar bagaimanapun agar kami tak was – was dalam proses pembelajaran siswa maka menunjang sarana prasarana pola belajar sebaiknya untuk tidak penuh jam belajar disesuaikan kondisi keselamatan anak kami itu sangat lebih penting, ungkap Rahmah.

(Nanorame)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap