Jakarta, sketsindonews – Penindakan pembongkaran “Hotel Heef” Pasar Baru Samanhudi Kecamatan Sawah Besar kini terus melebar selain ditangani langsung tim gabungan dalam penanganan pembongkaran sudah berjalan 2 hari dan terfokus pada phisik pelanggaran pada titik ruang di lantai 8.
Sepertinya kasus bukan hanya pembongkaran saja setelah pihak Sudin Citata Kota Jakarta Pusat memberikan rekomtek pada Satpol PP, namun sudah melebar pada pemeriksaan pihak Kejaksaan dan Inspektorat terhadap IMB Hotel tersebut.
Dalam pentauan lokasi kegiatan Hotel tetap berlangsung seperti biasa seiring bersamaan pihak aparat gabungan lakukan pekerjaan pembongkaran yang langsung di periksa pihak Kejaksaan Negeri dan Inspektorat Provinsi DKI Jakarta.
Kegiatan langsung penanganan di awasi secara ketat dua institusi ini terkait prossedural administrasi dan delik kesalahan yang di laporkan hasil rekomendasi Sudin Citata Kota Jakarta Pusat.
Sumber dilapangan mengatakan pembangunan Hotel ini sebenarnya sudah berjalan hampir 3 tahun telah berlangsung tanpa sesuatu masalah dan terus lakukan perbaikan dan penambahan konstruksi bangunan.
Kasus ini mencuat kepermukaan setelah munculnya dampak warga sekitar menjadi viral di media dari pembangunan berlangsung dengan responsif pemerintah lakukan pertemuan beberapa kali dengan warga serta memeriksa IMB dikeluarkan Sudin Citata.(24/9)
“Kami kemari sedang lakukan pemeriksaan jadi tolong jangan untuk difoto lokasi objek pembongkaran oleh pihak gabungan, kami minta tak ijinkan itu”, ungkap Patar Pakpahan mengaku dari Inspektorat DKI didampingi Kasudin Citata Jakarta Pusat Zulkifli Arbi.
Dain pihak Management Hotel Heef Puspita, hingga saat ini belum bisa memberikan keterangan jelas terhadap pembongkaran Hotel selain dampak warga terkena imbas (retak – retak) muncul kepermukaan hingga melakukan protes aduan warga terus bergulir untuk dapat diselesaikan antar pihak.
Hingga berita ini diturunkan nampak tim pembongkaran langsung di awasi Kasatpol PP Kecamatan Sawah Besar Darwin Silitonga dengan menurunkan sebanyak 30 pasukan gabungan dan belum ada kepastian pembangunan atas ijin di lanjutkan atau pembongkaran sudah dilakukan untuk tidak boleh dibangun kembali sesuai hasil pemeriksaan berbagai pihak instansi terkait.
(Nanorame)








