Jakarta, sketsindonews – Dampak revitalisasi pembangunan Gedung Taman Ismail Marjuki (TIM) Cikini Kecamatan Menteng sudah lama berimbas pada lingkungan bukan saja saat pekerjaan kejar tayang proyek tersebut namun lingkungan sekitar pagi malam menjadi bising lingkungan sekitar warga.
Bahkan kini proses pemagaran gedung TIM kembali membuat warga komplain selain debu proyek tapi, tapi sekitar menuju akses Kantor Kelurahan Cikini saluran terkena dampak pula tertutup oleh puing – puing proyek.
Dipastikan bila hujan bukan hanya timbulkan genangan tapi kawasan jalan itu menjadi becek oleh puing – puning tanah proyek, ujar Hary Martono (45) Warga Cikini.(27/9)
“Pimpinan proyek harus bisa menormalisasi segala kemungkinan dampak pemagaran luar agar tidak merusak lingkungan selain memikirkan melihat segala kemungkinan perubahan iklim musim penghujan.”
Terlebih tanah merah tidak mudah untuk dibersihkan bila jalanan lingkungan itu bukan hanya kotor tapi lebih dari pada itu, tandas Hary.
Sementara sumber lain sketsindonews bahwa Lurah Cikini L.Rizkon sepetlrtinay sudah mengetahui berkaitan dampak proses pemagaran sedang dilakukan serta saluran lingkungan tertutup dan debu proyek menjadi persoalan warga.
Nantinya pihak Kelurahan akan diskusikan apa menjadi masalah lingkungan warga menjadi kekuatiran terlebih saat ini mulai musim penghujan untuk segera kita tuntaskan dari kordinasi antar semua pihak.
Saat ini saja pihaknya juga untuk menata kawasan sekitar Kantor pelayanan publik untuk menjadi lebih baik untuk lingkungan asri termasuk akses jalan menuju Kantor Kelurahan yang bersampingan revitalisasi Gedung TIM Jakarta benar – benar berdampak positif bagi lingkungan sekitar, ujar sumber.
(Nanorame)










