Jakarta, sketsindonews – Hasil Bazar Offline Sudin UMKM Kota Jakarta yang diselenggarakan selama 2 hari secara serentak di 8 Kecamatan di Kota Administrasi Jakarta Pusat dengan total omset senilai yang didapatkan dalam Bazar Offline Rp167.473.750,- dengan rincian omset per masing-masing Kecamatan sesuai dengan infografis per Kecamatan.
Menurut Kasudin UMKM Jakarta Pusat Melinda Sagala dalam rilisnya menyatakan, kegiatan ini merupakan satu upaya untuk membangkitkan ekonomi masyarakat yang saat ini secara bersama alami kondisi pandemi.(27/9)
Penyelengaraan ini dikuti sebanyak 240 peserta pelaku usaha yang tergabung dengan dalam Jakpreneur yang terbagi di masing-masing Kecamatan di Jakarta Pusat berikut diterapkan mengatur protokeloler kesehatan ketat dalam menjamin transaksi dalam lingkup bazar offline berlangsung.
Ini merupakan Kegiatan Strategis Daerah (KSD) Pemprov DKI Jakarta dengan bertujuan ikut berperan dalam meningkatkan sumber usaha masyarakat sehingga kondisi pandemi kegiatan pemberdayaan masyarakat terus tumbuh dari hasil produktifitas warga Jakarta mulai kuliner, kerajinan tangan, fashion dan produk aneka sabun, tutur Melinda.
Selain pula dalam pemesanan usaha binaan Jakpreneur Jakarta Pusat, bisa pesan secara daring melalui laman http://posjp.com/.
Yuk beli produk-produk keren dari Jakpreneur binaan Jakarta Pusat ini tentunya tak kalah dengan produk lainnya selain bisa membantu kebangkitan ekonomi usaha kecil dan menengah di Jakarta, ucapnya.
Sebagai rincian kegiatan Bazar UMKM maka nilai transaksi sebagai berikut ;
Kecamatan Cempaka Putih Rp.34
517.000,-
Kecamatan Johar Baru Rp.21.361.750,-
Kecamatan Gambir Rp.20.714.000,-
Kecamatan Tanah Abang Rp.21.518.000,-
Kecamatan Kemayoran Rp.25.185.000,-
Kecamatan Menteng Rp.15.532.000,-
Kecamatan Sawah Besar Rp.9.972.500,-
Kecamatan Senen Rp.18.673.500,-
(Nanorame)











