Ramadhan merupakan bulan yang sarat makna dalam kehidupan manusia, sehingga bulan yang hadir sekali dalam satu tahun itu begitu dinanti banyak orang, baik keutamaan, kemulian bahkan keberkahannya.
Kali ini ramadhan menjadi berkah bagi pasangan Gysant (Giyanto-Santi) yang telah melangsungkan pernikahan sejak 13 januari 2002 silam. Tak disangka Pasangan yang sudah berumah tangga selama 23 tahun dan telah dikarunia tiga anak itu bakal mempunyai keturunan lagi. Ketiga Anak yang dilahirkan tersebut yakni yang pertama izzaty Fathiya G. lahir di Yogyakarta, 16 Oktober 2002, saat ini kuliah di UPN Yogyakarta jurusan akuntasi, kedua Aqlany Daffa G. lahir di Surakarta, 26 Agustus 2005, kuliah di UNS jurusan Psikologi dan ketiga Mantsaqueena Azryn G lahir di Yogyakrta, 24 Desember 2014. masih di Bangku SDIT lukman Hakim Yogyakarta.
Ramadhan sebagai bukti kecintaan Allah kepada hambanya dan sekaligus sebagai amanah baru, maka pasangan Gysant ini dikarunia kembali keturunan yang keempat di RS. Sarjito Yogyakarta melalui Caesar, diberi nama Elfathan Erzan G. tepatnya awal Ramadhan 14 Maret 2024, lengkaplah sudah empat anak dua cowok dan dua cewek.

Istrinya Yuyun Achsanti yang lahir di Yogyakarta 19 Desember 1981 (42 th) merupakan anak pertama dari pasangan bapak H. Machasin dan Ibu Hj. Muniroh. Dengan usianya yang sudah tidak muda lagi itu awalnya sempat sok dan menjadi beban bagi dirinya, banyak hal yang menjadi pertimbangan selain usianya, anak-anak yang sudah besar, caesar yang dijalani sudah dua kali, juga selisih umur antara anak ketiga dan keempat yang cukup jauh sepuluh tahun.
Apalagi kalau ingat dinamika saat akan melahirkan, setelah ada rujukan lain, hanya bisa istighfar dan berdoa…ya allah berikan yang terbaik
Sebagai konskuensi keimanannya ya akhirnya pasrah. Menurutnya ini sebagai amanah yang tidak semua orang diberi amanah berupa anak. Dia berharap dan berdoa semoga anak yang dilahirkan menjadi berkah ramadhan, menjadi anak yang sholeh, berilmu dan bermanfaat bagi agama, bangsa dan negara, serta bisa mengangkat derajad orang tuanya kelak yang kesemua itu untuk kebahagiaan dunia akherat, kata yuyun.
Sementara Giyanto selaku ayah dari empat anak tersebut yang saat ini hanya bisa bersyukur, menurutnya, ada hikmah terbesar dan terbaik segala sesuatu itu apalagi dalam kehidupan berumahtangga.
Allah yang mengatur semua itu manusia tinggal jalani dengan syarat ikhlas, dan istiqomah, insya allah yang terbaik. Kalau manusia boleh minta anak tiga sebenarnya sudah cukup, namun Tuhan berkehendak lain. Memang pandangan manusia jauh dengan pandangan Allah, manusia itu pinginya yang baik-baik dan banyak, padahal belum tentu baik bagi dirinya. Saya yakin allah punya pertimbangan lain yang insya allah apa yang diberikan dan diamanahkan itulah yang terbaik buat manusia, tandanya allah cinta pada hambanya. Semoga cerita ringan ini mampu mengedukasi dan menginspirasi bagi keluarga dan para pembaca yang budiman, papar Giyanto.







