1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Polres Mataram Tetapkan Tersangka Dugaan Pencabulan

oleh
gambar ilustrasi
28.1K pembaca

Polres Mataram tetapkan MFB sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap anak seorang anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Penetapan tersangka tersebut, mendapat apresiasi dari penasihat hukum korban, Rusdiansyah, SH. MH yang menyebut langkah dari kepolisian sangat cepat dan profesional.

“Kami mengapresiasi langkah penyidik Unit PPA dibawah Pimpinan Kasat Reskrim Polres Mataram AKP Regi Halili, S.Tr.K., S.I.K. yang bekerja secara profesional, cepat dan terukur setelah mengantongi alat bukti yang cukup Pada Tanggal 30 Januari 2025 telah menetapkan saudara MFB sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana melakukan Kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, melakukan serangkaian kebohongan, atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul sebagaimana dimaksud pasal 82 ayat 1 Jo 76E UU RI No. 45 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Jo UU RI No 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Perpu No. 1 Tahun 2016 Tentang perubahan kedua atas UU No. 23 Tahun 2002 Tentang Tentang Perlindungan Anak menjadi UU Terhadap Korban Klien Kami Anak SD Kelas 2 Yang Terjadi Di Ruang Perpustakaan salah satu Sekolah SDIT di Kota Mataram,” papar Rusdiansyah kepada media, Senin (3/2/25).

Gambar

Ia juga mengapreasi kinerja Kapolresta Mataram Kombes Pol Dr. Ariefaldi Warganegara, SH, SIK, MM, CPHR, CBA, karena menganggap di bawah kepemimpinannya, Polresta Mataram telah mampu mengimplementasikan visi Presisi atau Prediktif, Responsibility dan Transparansi Berkeadilan yang direalisasikan secara kongkrit di Polda NTB.

Terakhir, Rusdiansyah berharap agar Pemerintah Kota Mataram mengevaluasi Lembaga pendidikan SDIT tempat kejadian perkara.

“Kasus ini juga menjadi pelajaran penting bagi kita semua agar kedepan Pemerintah terutama Dinas terkait maupun Institusi penyelenggara pendidikan baik sekolah dasar sampai perguruan tinggi dapat memperbaiki sistem rekrutmen tenaga pendidik dengan menerapkan tes Psikologi atau kejiwaan Ketika pertama kali perekrutan tenaga pendidik maupun berkala setelah para teaga pendidik bertugas sehingga kita berharap kasus ini menjadi yang terakhir terjadi dan tidak ada lagi anak-anak yang menjadi korban kekerasan seksual,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap