Endang S Tohari Bangga Presiden Prabowo Mampu Tingkatkan Produksi Beras Indonesia

oleh -213 Dilihat
oleh

Politikus Partai Gerindra, Endang S Thohari bangga terhadap capaian produksi beras Indonesia dibawah pimpinan Presiden Prabowo Subianto. Ia mengatakan keberhasilan ini tak lepas dari komitmen Presiden terhadap produksi dan juga kesejahteraan petani.

Dalam pidato Presiden pada Sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, Endang mengatakan produksi beras saat ini merupakan yang tertinggi di sepanjang sejarah Republik Indonesia berdiri. Diketahui, capaian beras nasional hingga akhir 2025 diperkirakan memiliki surplus hingga 3,5 juta ton. Kondisi ini didukung oleh berbagai kebijakan pemerintah yang berpihak pada petani dan masyarakat.

“Sebagai anggota DPR sekaligus kader Partai Gerindra saya bangga terhadap capaian Bapak Presiden yang terus memperkuat pangan sebagai kekuatan bangsa. Alhamdulliah tahun ini kita swasembada baras dan ini berdampak langsung pada kesejahteraan petani,” ujar Endang yang merupakan Anggota Komisi IV DPR RI, Rabu, 24 September 2025.

Gambar

Presiden Prabowo, kata Endang, memang sejak lama memiliki perhatian khusus pada sektor pangan dan petani Indoneisa. Presiden bahkan mencantumkan bidang pangan pada program prioritasnya di 5 tahun mendatang.

“Saya sebagai kader dan juga anggota Komisi IV semakin bersemangat melakukan pendampingan terhadap petani agar mampu menjadikan Indonesia sebagai macan Asia,” katanya.

Lebih dari itu, Endang mengaku bangga terhadap konsistensi Presiden Prabowo terhadap kemerdekaan Palestina sebagai negara berdaulat dari berbagai konflik yang dihadapi selama ini.

“Bahkan saya memperhatikan pidato Bapak Presiden yang mengatakan akan mengirim beras untuk Palestina. Sungguh ini kebanggaan yang luar biasa,” katanya.

Mengenai hal ini, Endang mengaku tengah fokus melakukan pendampingan sekaligus mendorong pemerintah agar terus memberi bantuan terhadap petani di Jawa Barat khusunya Kota Bogor dan Kab Cianjur sebagai daerah sentra pangan nasional. Dia ingin, apa yang menjadi program Preisden mampu dijalankan sebaik-baiknya oleh kementerian dan lembaga dibawahnya.

“Kami juga di Komisi IV dibawah pimpinan Ibu Titiek (Titiek Soeharto) terus turun ke lapangan mengawal kesiapan Indonesia dalam meningkatkan produksinya,” jelasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.