Wayang Kautaman Suguhkan “Sayap Jatayu”, Kolaborasi Wayang Orang dan Ballet yang Segar dan Modern

oleh -54 Dilihat
oleh

Komunitas Seni Wayang Kautaman resmi mementaskan karya terbaru mereka, “Sayap Jatayu”, pada Minggu (16/11/25). Pertunjukan ini menjadi langkah baru dalam dunia seni panggung Indonesia karena menghadirkan perpaduan Wayang Orang klasik dengan Tari Ballet Barat.

Diproduseri Ira Surono dan disutradarai Nanang Hape, karya ini digarap bersama Natalenta Ballet School Jakarta untuk menghadirkan format pertunjukan yang lebih modern, dinamis, dan mudah diterima generasi masa kini.

Pertunjukan Lintas Budaya

Gambar

Nanang Hape menyebut “Sayap Jatayu” sebagai upaya memperbarui cara bercerita Wayang Orang agar tetap relevan.

“Wayang Orang dan Ballet tidak kami hadirkan untuk dibandingkan, tapi untuk melahirkan ruang baru bagi keduanya,” ujar Nanang.

Pertunjukan memadukan Tari Klasik Jawa dan Ballet, didukung tata panggung modern dan visual digital.

Kisah Heroik Jatayu

“Sayap Jatayu” mengangkat kembali episode Ramayana tentang Penculikan Sinta.
Ketika Sinta diculik Rahwana, burung Jatayu berusaha menolongnya meski akhirnya tumbang. Pengorbanan Jatayu menjadi simbol kesetiaan dan keberanian.

Musik pertunjukan digarap Vembriona Edy dan Nanang Hape, memadukan nada pentatonik Jawa dan Western scales sehingga menghasilkan suasana dramatik yang kuat.

Tim Kreatif

Produser: Ira Surono

Sutradara: Nanang Hape

Koreografer: Achmad Dipoyono, Esther Tampubolon

Komposer: Vembriona Edy, Nanang Hape

Skenografer: Sugeng Yeah

Creative Visual: Prabudi Hatma Samarta

Supervisor Kostum: Ira Surono, Esther Tampubolon

Penata Suara: Fuad Biyan

Pelaksana Produksi: Prapto Panuju

Pemeran Utama

Achmad Dipoyono – Jatayu

Adif Marhaendra – Dasamuka

Danurwenda Kintaka Hastra – Ramawijaya

Nuksmarani Sri Cempasari – Sinta

Haris Sakadian – Laksmana Murdaka

Thimoteus Dewa Dharma Prakarsa – Kalamarica

Theresia Dian Louisa – Kijang Emas

Penari dan Pemusik

Puluhan penari terlibat untuk memperkuat dinamika panggung, sementara jajaran pemusik terdiri dari:
Vembriona Edy, Iswanto, Wahyu Thoyyib Pambayun, Nanang Bayu Aji, Sigit Setiawan, Jungkung Setyo Utomo, Nia Dwi Raharjo, Dwi Selvi Indrawati, dan Ade Atmaja Emhar.

Inovasi Seni Tradisi

Melalui “Sayap Jatayu”, Wayang Kautaman menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pertunjukan tradisi yang relevan dengan perkembangan zaman—lebih ringkas, segar, dan dekat dengan penonton muda.

wayang kautaman, sayap jatayu, wayang orang, ballet, seni pertunjukan, ramayana, jatayu, budaya indonesia

No More Posts Available.

No more pages to load.