Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

ITENAS Luncurkan NICEGAS, Inovasi Bio-CNG Energi Bersih

31.4K pembaca

Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung meluncurkan inovasi Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) bernama NICEGAS serta fasilitas Waste to Energy Miniplant pada peringatan Dies Natalis ke-53, Minggu (14/12/2025). Peluncuran ini menegaskan komitmen ITENAS dalam mendorong hilirisasi riset energi baru terbarukan yang siap dimanfaatkan masyarakat.

Kegiatan bertema “Collaboration, Innovation, Impact” tersebut digelar di Kampus ITENAS dan dihadiri Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, M. Fauzan Adziman. Kehadiran pemerintah pusat menegaskan dukungan terhadap pengembangan riset yang berorientasi pada solusi dan dampak nyata.

NICEGAS merupakan hasil penelitian ITENAS yang didanai Program Pendanaan Riset Pembangunan Berkelanjutan (PRPB) skema Inklusivitas LPDP bersama Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. ITENAS tercatat sebagai salah satu dari 18 perguruan tinggi swasta terpilih secara nasional, dengan proposal bidang energi baru terbarukan yang masuk lima besar pendanaan.

Gambar

Rektor ITENAS, Prof. Meilinda Nurbanasari, menyampaikan bahwa peluncuran NICEGAS menjadi momentum penting untuk menghadirkan hasil riset yang aplikatif. Menurutnya, hilirisasi riset merupakan bagian dari visi ITENAS sebagai kampus berdampak, agar inovasi tidak berhenti di laboratorium, tetapi hadir sebagai solusi energi bersih.

Secara teknis, NICEGAS adalah Bio-CNG hasil pemurnian biogas yang bebas bau dan dapat dikemas dalam tabung kecil hingga besar untuk kebutuhan rumah tangga maupun industri. Pengembangannya melibatkan kolaborasi lintas disiplin, mulai dari Teknik Mesin, Teknik Kimia, hingga Informatika.

Dirjen Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek, M. Fauzan Adziman, menekankan bahwa riset harus berangkat dari persoalan nyata di masyarakat agar proses hilirisasi dan pengembangan skala industri berjalan efektif. Ia juga mengapresiasi langkah ITENAS dalam menyiapkan perusahaan spin-off PT Rekayasa Industri Itenas (REKINAS) sebagai strategi komersialisasi hasil riset.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menilai inovasi Bio-CNG seperti NICEGAS sangat relevan untuk menjawab persoalan pengelolaan limbah ternak di wilayah Lembang dan Pangalengan. Pemprov Jabar menyatakan kesiapan mendukung pilot project melalui dukungan anggaran dan percepatan implementasi.

Sebagai tindak lanjut, ITENAS menyerahkan pengelolaan produk NICEGAS kepada PT REKINAS untuk mendorong transisi dari riset akademik menuju industri. Selain itu, ITENAS bekerja sama dengan Bandung Equestrian Sport dan PT Geo Petro Hinalang dalam pengoperasian Waste to Energy Miniplant guna memastikan keberlanjutan pemanfaatan limbah menjadi energi bersih.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan fasilitas dan diskusi kelompok terarah mengenai penguatan riset berdampak, yang melibatkan pimpinan perguruan tinggi di Jawa Barat. Melalui agenda ini, ITENAS dan Kemdiktisaintek menegaskan komitmen memperkuat ekosistem riset yang kolaboratif, inklusif, dan berkontribusi langsung bagi pembangunan nasional.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap