1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Inpres 2/2025 Perkuat Irigasi, Produksi Beras Terus Naik

29.7K pembaca

Percepatan rehabilitasi jaringan irigasi pertanian yang digencarkan pemerintah menjadi fondasi penting menuju swasembada pangan, khususnya beras. Dengan dukungan penguatan infrastruktur air, produksi beras nasional pada 2025 diproyeksikan mencapai 34,79 juta ton, sementara cadangan beras pemerintah (CBP) diperkirakan menembus 3,3 juta ton pada awal 2026.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, tren positif tersebut merupakan hasil penguatan menyeluruh pada sektor produksi pertanian. Menurutnya, pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi menjadi kunci utama menjaga keberlanjutan produksi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kunci keberhasilan pertanian ada pada peningkatan kualitas benih, ketersediaan pupuk, dan pengelolaan air yang memadai,” ujar Mentan Andi Amran Sulaiman dalam keterangan resminya, Jumat (2/1/2026).

Gambar

Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian, Hermanto, menjelaskan bahwa sepanjang 2025 pemerintah melaksanakan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi secara masif dan terintegrasi. Kebijakan ini mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi untuk mendukung swasembada pangan nasional.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian, realisasi tahap pertama Inpres seluas 280.880 hektare telah mencapai 99,93 persen. Pada tahap kedua, target 225.775 hektare mencatat capaian 83,46 persen untuk jaringan irigasi utama, 98,66 persen pada irigasi tersier, dan 92,25 persen pada pembangunan serta rehabilitasi jaringan irigasi air tanah. Sementara tahap ketiga dari target 146.503 hektare, realisasi jaringan irigasi utama mencapai 67,67 persen, irigasi tersier 87,57 persen, dan JIAT 93,91 persen.

Hermanto menambahkan, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor, khususnya antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Ditjen Sumber Daya Air serta BBWS/BWS di daerah. Ke depan, implementasi Inpres 2/2025 akan terus diperkuat melalui program strategis lain seperti optimasi lahan dan cetak sawah rakyat sebagai langkah konkret menuju swasembada pangan nasional.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap