Taman Gapura Muka Cakung Diperkuat Wi-Fi, CCTV, dan Pelican Crossing

oleh -38 Dilihat
oleh

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau Taman Gapura Muka Cakung, Jakarta Timur, Selasa (6/1). Taman seluas 1.501,6 meter persegi ini dibangun oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur sebagai bagian dari pengembangan ruang terbuka hijau dan ruang publik berkualitas.

Pramono mengapresiasi kolaborasi lintas instansi dalam pembangunan taman tersebut, sekaligus tingginya antusiasme masyarakat. Ia menyebut sejumlah masukan warga akan segera ditindaklanjuti, mulai dari penyediaan jaringan Wi-Fi, pembangunan toilet, hingga penambahan penerangan.

“Respons masyarakat sangat luar biasa. Ada tiga permintaan utama yang hampir selalu muncul, yakni Wi-Fi, toilet, dan lampu penerangan. Insyaallah akan kami penuhi. Taman ini juga akan dilengkapi CCTV agar warga merasa aman dan nyaman,” ujar Pramono.

Gambar

Untuk meningkatkan keselamatan pengunjung, Pemprov DKI Jakarta juga akan membangun pelican crossing. Pasalnya, Taman Gapura Muka Cakung berada di tepi jalan utama dengan arus lalu lintas cukup padat. Selain itu, terdapat rencana penanaman pohon buah setelah mendapatkan izin dari Kementerian Pekerjaan Umum guna memperkuat fungsi ekologis taman.

Pramono menegaskan taman ini tidak dirancang untuk beroperasi selama 24 jam. Menurutnya, pengawasan perlu dilakukan secara optimal agar ketertiban dan keamanan tetap terjaga. Ia juga menyampaikan rencana peresmian Taman Bendera Pusaka yang dilengkapi jogging track sepanjang sekitar 1,2 kilometer sebagai alternatif ruang olahraga baru bagi warga Jakarta.

Lebih lanjut, Pemprov DKI berkomitmen menjadikan Jakarta sebagai kota yang semakin hijau dan nyaman melalui pengembangan ruang terbuka hijau tematik, seperti vertical garden, rain garden, hingga ruang kreatif di bawah jalan layang. Taman Gapura Muka Cakung sendiri mengusung konsep ecological space dengan sistem rain harvesting dan rain garden, serta mendukung konsep Transit Oriented Development (TOD) karena terhubung dengan aktivitas dan transportasi publik. Taman ini dilengkapi jogging track, area bermain anak, jalur refleksi, urban farming, amphitheater, seating area, dan plaza kegiatan warga.

No More Posts Available.

No more pages to load.