Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Peduli Korban Bencana, Polsek Pasean Salurkan Bantuan Sembako ke Warga Sana Daja

23.2K pembaca

Polsek Pasean, Polres Pamekasan, hadir di tengah masyarakat dengan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana tanah longsor di Dusun Paseset Timur, Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Jumat (23/1).

Kehadiran jajaran Polsek Pasean tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap warga yang terdampak bencana, sekaligus bagian dari tanggung jawab wilayah hukumnya untuk memastikan masyarakat mendapat perhatian dan bantuan.

Kapolsek Pasean AKP Gunarto mengatakan, bantuan yang disalurkan berupa paket sembako dari keluarga besar Polsek Pasean sebagai wujud empati kepada warga yang sedang mengalami musibah.

Gambar

“Ini bantuan paket sembako dari keluarga besar Polsek Pasean sebagai bentuk rasa kepedulian Polri kepada masyarakat yang terdampak bencana alam,” ujar AKP Gunarto.

Ia menyampaikan, meskipun bantuan yang diberikan tidak seberapa, diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari warga terdampak.

“Mungkin nilainya tidak besar, tetapi kepedulian ini kami harap bisa sedikit meringankan beban warga,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sana Daja Uswatun Ekasanah yang mewakili warga dan turut menyaksikan penyerahan bantuan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polsek Pasean.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada warga kami,” ucapnya.

Uswatun juga menyampaikan bahwa pihak desa saat ini masih berupaya mencari solusi terkait lahan relokasi bagi warga terdampak.

Pasalnya, rumah-rumah yang terdampak longsor dinilai sudah tidak memungkinkan untuk diperbaiki kembali karena kondisi tanah yang berpotensi terus bergerak.

Sebelumnya, 10 rumah terdiri dari 13 Kepala Keluarga di Dusun Paseset Timur, Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, jadi korban dampak bencana tanah longsor. Di antaranya dinding rumah retak, amperen rumah amblas, dan rumah mendadak miring.

Asmui salah seorang korban bencana longsor mengatakan, bencana kali ini bukanlah kali pertama. Hanya saja kondisinya tidak separah saat ini. Menurutnya dulu kejadian serupa pernah terjadi pada tahun 2023, dengan kondisi retak dan tanah bergeser.

“Namun kali ini, kejadian tampaknya lebih parah dan rumah-rumah warga di pemukiman ini tampak tidak bisa ditempati lagi,” kata Asmui kepada wartawan.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap