Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Pemerintah Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Sistem Keuangan dan Reformasi Pasar Modal

22.9K pembaca

Pemerintah menegaskan komitmennya menjaga stabilitas sistem keuangan nasional sekaligus mempercepat reformasi struktural guna memperkuat integritas dan kepercayaan pasar modal Indonesia.

Penegasan tersebut disampaikan dalam konferensi pers pemerintah yang dihadiri Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Kepala Badan Pengaturan BUMN, serta perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Fundamental Ekonomi Dinilai Tetap Kuat

Gambar

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyampaikan bahwa kondisi fundamental ekonomi Indonesia masih solid. Pertumbuhan ekonomi pada kuartal III tercatat 5,04 persen dan diproyeksikan meningkat pada kuartal IV.

Inflasi Desember 2025 berada di level 2,92 persen, tetap dalam sasaran APBN sebesar 2,5 persen ±1 persen. Dari sisi eksternal, ketahanan ekonomi ditopang cadangan devisa sebesar USD156,5 miliar, setara dengan 6,2 bulan impor.

Sementara itu, defisit fiskal dipastikan tetap terjaga di bawah batas 3 persen. Kinerja sektor perbankan juga dinilai sehat dengan pertumbuhan kredit 9,6 persen, Dana Pihak Ketiga (DPK) 13,83 persen, serta rasio kecukupan modal (CAR) mencapai 25,87 persen. Rasio utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) tercatat di bawah 40 persen.

Presiden Dorong Reformasi Pasar Modal

Dalam arahannya, Presiden menekankan pentingnya penguatan transparansi dan integritas pasar modal melalui reformasi struktural. Salah satu langkah yang didorong adalah percepatan demutualisasi bursa serta peningkatan likuiditas pasar dengan menaikkan minimum free float menjadi 15 persen, sejalan dengan standar global.

Pemerintah juga memperketat pengaturan terkait beneficial ownership dan afiliasi pemegang saham guna memastikan keterbukaan kepemilikan dan mencegah praktik tidak sehat di pasar modal.

Penindakan Tegas Manipulasi Saham

Pemerintah menegaskan tidak akan mentolerir praktik manipulasi harga saham yang merugikan investor dan merusak kredibilitas pasar. BEI bersama aparat penegak hukum akan mengambil tindakan tegas terhadap pihak yang melanggar peraturan bursa, ketentuan OJK, maupun peraturan perundang-undangan di sektor jasa keuangan.

Pemerintah menyatakan dukungan penuh agar proses penegakan hukum berjalan tegas, adil, dan sesuai ketentuan.

OJK dan BEI Pastikan Transisi Berjalan Normal

OJK menyampaikan bahwa pengunduran diri tiga anggota Dewan Komisioner telah ditindaklanjuti sesuai aturan, termasuk dengan penunjukan pejabat sementara untuk memastikan tidak terjadi kekosongan kepemimpinan.

OJK menegaskan reformasi pasar modal akan dilanjutkan secara menyeluruh, meliputi peningkatan kualitas emiten, penguatan literasi dan perlindungan investor ritel, pendalaman likuiditas, serta pengawasan perilaku pasar.

Di sisi lain, BEI memastikan operasional bursa tetap berjalan normal. Transisi kepemimpinan dilakukan melalui penunjukan pejabat direktur utama sesuai tata kelola internal, sekaligus memperkuat transparansi dan mempercepat pemenuhan standar penyedia indeks global.

Komitmen Jaga Iklim Investasi

Konferensi pers ditutup dengan penegasan bahwa pemerintah dan seluruh regulator berkomitmen menjaga stabilitas pasar keuangan, memperkuat integritas pasar modal, serta memastikan iklim investasi yang transparan, adil, dan berkelanjutan bagi investor domestik maupun internasional.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap