Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Indonesia Dorong Transisi Energi Berkeadilan di Forum Dunia Davos 2026

33.8K pembaca

Pemerintah dan pelaku industri energi Indonesia menegaskan komitmen mempercepat transisi energi menuju Net Zero Emission (NZE) 2060 dalam forum World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Jumat (23/1/2026).

Dari Paviliun Indonesia, para pimpinan perusahaan energi nasional memaparkan strategi konkret untuk mendorong pengembangan energi rendah karbon, dengan tetap menjaga ketahanan energi, keterjangkauan harga, dan keberlanjutan bisnis.

Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menyampaikan bahwa Pertamina menjalankan dual growth strategy sebagai fondasi transisi energi nasional. Strategi tersebut mencakup optimalisasi bisnis eksisting sekaligus pengembangan energi rendah karbon.

Gambar

“Di satu sisi kami terus meningkatkan produksi hulu migas dan panas bumi. Di sisi lain, Pertamina mempercepat pengembangan bisnis rendah karbon, salah satunya melalui ekosistem biofuel dan implementasi biodiesel B40,” ujar Simon dalam panel diskusi Powering the Future: Indonesia’s Strategy for a Just and Ambitious Energy Transition.

Simon menegaskan, seluruh langkah transisi dilakukan dengan prinsip menjaga pasokan energi nasional agar tetap aman dan terjangkau bagi masyarakat.

Sementara itu, Presiden Direktur Royal Golden Eagle (RGE) Indonesia, Bernard Riedo, menyoroti peluang investasi energi bersih di tingkat global. Ia mengungkapkan, RGE tengah mengembangkan proyek liquefied natural gas (LNG) di Kanada yang ditopang pembangkit listrik tenaga air.

“Proyek LNG ini didukung listrik hidro, sehingga dapat dikategorikan sebagai energi rendah emisi. Ini menunjukkan komitmen pelaku energi Indonesia dalam industri hijau global,” jelas Bernard.

Di sisi lain, Presiden Direktur Indika Energy, Aziz Armand, menekankan pentingnya kepastian kebijakan dalam mendorong keberhasilan transisi energi. Menurutnya, investasi berkelanjutan hanya dapat tumbuh jika kebijakan konsisten dan rasional secara ekonomi.

“Transisi energi harus masuk akal secara finansial, memperkuat keamanan energi, serta menjaga resiliensi bisnis,” kata Aziz.

Diskusi di Davos ini mencerminkan upaya Indonesia mencapai target bauran energi baru terbarukan 23 persen serta nol emisi bersih pada 2060. Kolaborasi antara BUMN, swasta nasional, dan korporasi global dinilai menjadi kunci dalam membangun transisi energi yang adil dan berkelanjutan.

Para pelaku industri sepakat bahwa transisi energi merupakan keniscayaan, namun harus dijalankan dengan memperhitungkan kondisi ekonomi nasional dan kepentingan ketahanan energi jangka panjang.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap