Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Masih Ada 12 Juta Sertipikat Lama, ATR/BPN Genjot Pemutakhiran Data

20.4K pembaca

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus mempercepat pemutakhiran data sertipikat lama guna memperkuat kepastian hukum atas tanah. Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan mengimbau jajaran Kantor Pertanahan di daerah agar mengawal proses tersebut secara berkelanjutan dan terkoordinasi.

“Jika kita ingin menyelesaikan masalah, kita harus memahami metodologi penyelesaiannya. Jika membutuhkan dukungan, sampaikan ke Kepala Kantah, lalu diteruskan ke Kanwil agar kita bisa bekerja bersama,” ujar Ossy saat kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (1/2/2026).

Wamen Ossy mengungkapkan, secara nasional masih terdapat sekitar 12 juta bidang tanah yang masuk kategori Kualitas Data Bidang Tanah (KW) 4, 5, dan 6. Bidang-bidang tersebut merupakan sertipikat lama yang belum tercatat secara sistematis dalam basis data digital ATR/BPN sehingga memerlukan pemutakhiran.

Gambar

Ia menjelaskan, kategori KW 4 mencakup bidang tanah yang data fisik dan yuridisnya telah memenuhi ketentuan namun belum terpetakan secara spasial. KW 5 meliputi bidang dengan data yuridis lengkap, tetapi data fisik dan peta kadastral masih perlu peningkatan. Sementara KW 6 merupakan bidang tanah yang data fisik, yuridis, dan spasialnya masih memerlukan perbaikan secara menyeluruh.

Dalam kesempatan tersebut, Ossy menyatakan harapannya agar Provinsi Jawa Timur dapat menjadi salah satu wilayah paling progresif dalam percepatan pemutakhiran data tanah secara nasional.

“Dari Jawa Timur sudah ada komitmen untuk menjadi salah satu Kanwil yang paling agresif. Ini tentu membutuhkan dukungan penuh dari seluruh jajaran,” katanya.

Meski demikian, Wamen Ossy mengingatkan pentingnya sikap realistis dalam pemetaan bidang tanah kategori KW 4, 5, dan 6. Menurutnya, perlu dilakukan pemilahan secara cermat untuk menentukan bidang yang dapat segera diselesaikan serta bidang yang membutuhkan penanganan khusus.

“Betul-betul dicari mana yang bisa diselesaikan dan mana yang tidak. Jika memerlukan bantuan eksternal, kita upayakan semaksimal mungkin,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wamen Ossy juga menyerahkan sertipikat tanah secara langsung kepada enam warga di Kabupaten dan Kota Pasuruan. Penyerahan ini menjadi simbol kehadiran negara dalam memberikan kepastian hukum atas tanah masyarakat.

Ia turut memberikan apresiasi atas kinerja Kantor Pertanahan Kabupaten Pasuruan yang dinilai telah menciptakan lingkungan kerja yang bersih, tertib, serta didukung semangat kerja pegawai yang tinggi.

“Kantah Kabupaten Pasuruan kantornya bersih dan tertib, pegawainya bersemangat. Lanjutkan dan tingkatkan demi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Ossy.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kanwil BPN Provinsi Jawa Timur Asep Heri, serta jajaran Kantah Kabupaten dan Kota Pasuruan.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap