Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Proyeksi Ekonom: Pertumbuhan RI 2025 Tertahan di Level 5,1%

17.4K pembaca

Konsensus ekonom dan analis memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 hanya berada di kisaran 5,1 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Proyeksi tersebut berada di bawah target APBN 2025 sebesar 5,2 persen, serta sejalan dengan perkiraan konservatif Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Berdasarkan estimasi median Bloomberg, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun lalu diperkirakan 5,1 persen. Proyeksi paling optimistis berada di angka 5,3 persen, disampaikan oleh ekonom Citigroup Securities Indonesia Helmi Arman.

Sejumlah ekonom memperkirakan pertumbuhan berada di level 5,2 persen, sesuai target pemerintah. Mereka antara lain Juniman (Bank Maybank Indonesia), Josua Pardede (Bank Permata), Suryaputra Wijaksana (UOB Kay Hian Securities), Rully Arya Wisnubroto (Mirae Asset Sekuritas), dan David Sumual (BCA).

Gambar

Sementara itu, prediksi 5,1 persen datang dari ekonom Nomura, DBS Bank, HSBC, KB Valbury Sekuritas, Barclays, Bank Danamon, hingga ANZ. Adapun proyeksi terendah berada di rentang 4,7–4,9 persen, disampaikan oleh analis UOB Indonesia, Moody’s Analytics, OCBC, CIMB, dan JP Morgan.

Menariknya, dua bank BUMN memberikan estimasi berbeda. Bank Mandiri memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2025 mencapai 5,23 persen, sementara Bank Rakyat Indonesia (BRI) memperkirakan 5,17 persen. Angka resmi pertumbuhan ekonomi Indonesia dijadwalkan diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) pada Kamis (5/2/2026).

Sebelumnya, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan peluang pertumbuhan ekonomi berada di bawah target APBN. Ia memperkirakan ekonomi 2025 tumbuh sekitar 5,1 persen.

“Kalau tebakan saya sekitar 5,1–5,2 persen. Tapi kita tunggu angka resmi dari BPS,” ujar Purbaya usai menghadiri Indonesia Economic Summit di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Meski demikian, Purbaya optimistis prospek ekonomi 2026 akan membaik. Ia menyoroti PMI Manufaktur Januari 2026 yang berada di level 52,3, serta penerimaan pajak Januari 2026 yang disebut tumbuh 30 persen secara tahunan.

Optimisme serupa disampaikan Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, yang menyatakan pemerintah masih menargetkan pertumbuhan 5,2 persen pada 2025 dan minimal 5,4 persen pada 2026.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap