Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Pondok Pesantren Qamarul Huda, Bagu, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (7/2/2026), usai meninjau Yonif TP 875/Sangga Yudha Perkasa (SYP).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka silaturahmi sekaligus mempererat komunikasi antara Kementerian Pertahanan dengan kalangan pesantren dan tokoh agama. Menhan menegaskan peran strategis pesantren dalam menanamkan nilai kebangsaan, persatuan, serta semangat bela negara di tengah masyarakat.
Dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, Sjafrie berdialog dengan pimpinan Pondok Pesantren Qamarul Huda, Tuan Guru Haji (TGH) Turmudzi Badaruddin. Keduanya membahas pentingnya sinergi antara pemerintah dan ulama dalam menjaga persatuan nasional serta memperkuat ketahanan sosial bangsa.
Menhan Sjafrie menyampaikan bahwa pesantren memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak, cinta tanah air, dan memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat. Menurutnya, kolaborasi pemerintah dengan tokoh agama menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya Kementerian Pertahanan untuk terus menjalin kedekatan dengan elemen masyarakat, khususnya lembaga pendidikan keagamaan, sebagai mitra strategis dalam membangun pertahanan negara yang bersifat semesta.











