Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar meyakini kreativitas Indonesia dapat tumbuh melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk lewat kompetisi desain yang menghubungkan industri otomotif dan ekosistem ekonomi kreatif.
Hal itu disampaikan Irene saat pengumuman pemenang Design Hunt Competition kolaborasi ID. Buzz bersama Kementerian Ekonomi Kreatif di Pondok Indah Mall 2, Jakarta, Kamis (12/2).
Kolaborasi Strategis dengan Volkswagen Indonesia
Kompetisi ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Ekraf dan Volkswagen Indonesia untuk membuka ruang bagi kreator lokal mengekspresikan identitas Nusantara melalui kendaraan listrik Volkswagen ID. Buzz.
Mengusung tema “Neo Nusantara Mitos dalam Ritme”, Iqbal Tawakal dari Bandung terpilih sebagai pemenang. Karyanya akan diwujudkan dalam bentuk custom sticker design yang diaplikasikan langsung pada unit ID. Buzz dan dipamerkan di area Volkswagen maupun ajang otomotif nasional.
“Ini wujud budaya dan ekonomi kreatif yang relevan dengan perkembangan teknologi. Mari para pejuang ekonomi kreatif terus berkreasi agar karyanya bisa tampil di kancah internasional,” ujar Irene.
Kreativitas Jadi Nilai Tambah Ekonomi
Menurut Irene, kolaborasi ini membuktikan kendaraan dapat menjadi kanvas bagi kreator. Ia menilai sinergi antara industri dan subsektor desain akan memperkuat hilirisasi karya kreatif menjadi produk bernilai tambah ekonomi.
Kolaborasi Kementerian Ekraf dengan Volkswagen Indonesia telah dimulai sejak Juli 2025 melalui audiensi bersama PT Garuda Mataram Motor selaku agen pemegang merek. Tujuannya memperluas eksposur kreator lokal dan memperkuat integrasi desain dalam inovasi mobilitas masa depan.
Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kemenekraf Yuke Sri Rahayu turut mendampingi dalam kegiatan tersebut. Hadir pula COO PT Garuda Mataram Motor Edo Januarko Chandra.
Inspirasi Mitologi Nusantara
Iqbal Tawakal mengungkapkan desainnya terinspirasi dari mitologi Nusantara, termasuk konsep Vimana sebagai simbol teknologi transportasi kuno yang dipadukan dengan sentuhan futuristik.
Ia memadukan elemen tradisional, simbol budaya, serta palet warna dinamis dan pastel agar tampil modern sekaligus dapat diterima secara global.
“Kendaraan masa depan ini saya padukan dengan simbol mitologi Nusantara agar membawa semangat keragaman budaya yang tetap relevan dengan teknologi,” kata Iqbal.
Melalui kompetisi ini, pemerintah berharap semakin banyak karya kreatif yang terintegrasi dengan industri strategis dan mampu bersaing di tingkat internasional.






