1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

WHO Gelontorkan Rp 200 Miliar Lebih untuk Program Kesehatan RI

Perwakilan Kementerian Kesehatan dan WHO menandatangani Grant Agreement dan Joint Workplan Biennium 2026–2027 di Jakarta.(Sumber: kemkes.go.id)
13K pembaca

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama World Health Organization (WHO) resmi menandatangani Grant Agreement dan Joint Workplan WHO Biennium 2026–2027. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pembangunan dan ketahanan sistem kesehatan nasional dalam dua tahun ke depan.

Melalui perjanjian tersebut, WHO Indonesia memberikan dukungan pendanaan senilai USD 14.859.366 dalam bentuk hibah uang, barang, dan jasa. Dana ini akan digunakan untuk mendukung berbagai program prioritas kesehatan selama periode biennium 2026–2027.

Kerja sama ini diselaraskan dengan WHO 14th General Programme of Work, Rencana Strategis Kementerian Kesehatan, serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Implementasinya juga mendukung enam pilar transformasi kesehatan yang tengah dijalankan pemerintah.

Gambar

Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, menyampaikan apresiasi atas kemitraan erat yang telah terjalin antara kedua pihak. Menurutnya, kontribusi WHO selama ini signifikan dalam memperkuat program promotif dan preventif, peningkatan mutu layanan, ketahanan kesehatan, hingga pengembangan kebijakan berbasis bukti.

“Penandatanganan Grant Agreement dan Joint Workplan Biennium 2026–2027 merupakan langkah strategis untuk memastikan kesinambungan dukungan WHO terhadap prioritas pembangunan kesehatan nasional. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat sistem kesehatan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Kunta.

Ia menegaskan, Kementerian Kesehatan berkomitmen mengoptimalkan pelaksanaan Joint Workplan melalui koordinasi intensif dengan seluruh unit teknis penerima hibah. Selain itu, WHO diharapkan terus memberikan dukungan teknis dan kebijakan, khususnya dalam penguatan kapasitas perencanaan, monitoring, serta evaluasi program agar selaras dengan indikator kinerja utama kementerian.

Penandatanganan ini diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan kegiatan yang telah disepakati dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia, sekaligus mendukung pencapaian target nasional dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Penandatanganan Grant Agreement dan Joint Workplan WHO Biennium 2026–2027. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan World Health Organization (WHO). Februari 2026. Jakarta. Untuk memperkuat sistem kesehatan nasional dan mendukung program prioritas kesehatan. Melalui pemberian hibah senilai USD 14,8 juta dalam bentuk dana, barang, dan jasa yang diimplementasikan sesuai rencana kerja bersama 2026–2027.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap