Dari Komputer Sekolah ke Dunia Film, Perjalanan Alumni Jadi 3D Artist “Pelangi di Mars”

oleh
Fadlan, alumni SMK Islam PB Soedirman 1 Jakarta, berfoto di depan poster film Pelangi di Mars yang melibatkan dirinya sebagai 3D artist dalam penggarapan visual futuristik film tersebut.
109.4K pembaca

Dunia industri kreatif digital terus berkembang dan membuka peluang bagi generasi muda. Salah satu kisah inspiratif datang dari Fadlan, alumni SMK Islam PB Soedirman 1 Jakarta, yang kini terlibat sebagai 3D artist dalam produksi film Pelangi di Mars bersama Dossquavaxr Studio.

Perjalanan Fadlan di dunia visual digital dimulai sejak masih duduk di bangku SMK. Ia kerap menghabiskan waktu di depan komputer sekolah untuk belajar desain visual, editing, hingga teknologi 3D secara mandiri.

Rasa penasaran terhadap dunia visual digital membuatnya mulai mempelajari berbagai software 3D dan membuat model sederhana. Kemampuan itu terus berkembang hingga akhirnya membawanya terlibat dalam proyek film “Pelangi di Mars”.

Gambar

Dalam film tersebut, Fadlan bertanggung jawab membuat elemen visual 3D yang mendukung nuansa futuristik cerita. Ia mengerjakan berbagai objek digital dan detail lingkungan agar visual film terlihat lebih hidup dan realistis.

“Awalnya hanya coba-coba membuat visual 3D di komputer sekolah dan belajar sendiri dari internet. Saya tidak menyangka akhirnya bisa terlibat dalam proyek film,” ujar Fadlan.

Menurutnya, proses produksi film menjadi pengalaman berharga karena setiap detail visual harus disesuaikan dengan konsep cerita dan melalui beberapa tahap revisi.

“Yang paling menantang adalah membuat visual terasa hidup dan sesuai dengan suasana film. Dari situ saya belajar banyak tentang detail dan kerja tim,” katanya.

Film “Pelangi di Mars” mengusung tema futuristik tentang harapan, imajinasi, dan perjalanan menuju masa depan. Visual 3D menjadi salah satu elemen penting dalam membangun atmosfer cerita di film tersebut.

Pihak sekolah turut mengapresiasi pencapaian Fadlan di industri kreatif. Pengalaman tersebut dinilai dapat memotivasi siswa lain untuk mengembangkan kemampuan di bidang teknologi digital dan media kreatif.

Salah satu guru di SMK Islam PB Soedirman 1 Jakarta menyebut Fadlan telah menunjukkan minat besar terhadap dunia visual sejak masih menjadi siswa.

“Dia memang sering mengeksplorasi desain dan visual digital sejak sekolah. Kini kemampuannya mulai membuahkan hasil di industri kreatif,” ujarnya.

Fadlan berharap kisah perjalanannya dapat mendorong lebih banyak anak muda untuk berani belajar dan berkarya di bidang kreatif digital.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap