Bupati Pegunungan Arfak (Pegaf), Dominggus Saiba, memerintahkan rekanan M Lambert segera melakukan pembersihan drainase dan parit yang tersumbat di wilayah ibu kota Kabupaten Pegaf, Anggi, Jumat (8/5/2026).
Langkah tersebut diambil setelah hujan deras mengguyur kawasan Anggi dan menyebabkan sejumlah titik terendam banjir akibat saluran air yang tidak berfungsi optimal.
Genangan air dilaporkan merendam beberapa fasilitas penting, di antaranya kantor Bank Papua serta Puskesmas Anggi. Kondisi tersebut sempat mengganggu aktivitas pelayanan masyarakat.
Bupati Dominggus Saiba menegaskan penanganan drainase harus segera dilakukan agar banjir tidak kembali terjadi saat curah hujan tinggi melanda wilayah Anggi.
Ia meminta pihak rekanan bekerja cepat membersihkan sedimentasi, sampah, dan material yang menyumbat aliran air di sejumlah parit dan saluran drainase.
Menurutnya, penanganan infrastruktur dasar seperti drainase menjadi prioritas pemerintah daerah untuk menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan normal dan mencegah kerusakan fasilitas umum.
Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak juga mengimbau masyarakat ikut menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air agar sistem drainase dapat berfungsi maksimal saat musim hujan.











