Munjirin Dampingi Pramono Tinjau Pengolahan Sampah Jadi Pupuk di Kramat Jati

oleh
Wali Kota Jakarta Timur Munjirin mendampingi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau uji coba pengolahan sampah organik menjadi pupuk cair dan kompos di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur.
12.5K pembaca

Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, mendampingi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau uji coba pengolahan sampah menjadi pupuk organik di Pasar Jaya Area 7 Kramat Jati, Jalan Raya Bogor, Kecamatan Kramat Jati, Senin (11/5/2026).

Peninjauan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat program pemilahan dan pengolahan sampah berkelanjutan di wilayah Jakarta Timur.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Pasar Kramat Jati menjadi salah satu lokasi prioritas karena menghasilkan sekitar lima ton sampah setiap hari.

Gambar

“Hari ini sebagai tindak lanjut program pemilahan sampah yang sudah dicanangkan, Pemerintah DKI Jakarta melalui Pasar Jaya akan bekerja sama dengan masyarakat dan pihak swasta dalam penanganan sampah organik maupun anorganik,” ujar Pramono.

Menurutnya, sampah organik dari aktivitas pasar nantinya akan diolah menjadi pupuk cair dan pupuk kompos yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pertamanan dan penghijauan di Jakarta Timur.

“Setiap hari lokasi ini menghasilkan sekitar lima ton sampah. Nantinya hasil pengolahan akan dimanfaatkan untuk sektor pertamanan dan penghijauan, termasuk bekerja sama dengan Pupuk Indonesia,” katanya.

Wali Kota Jakarta Timur Munjirin menyambut baik program tersebut dan berharap pengolahan sampah organik dapat diterapkan di lebih banyak lokasi di Jakarta Timur.

Ia menilai program tersebut mampu mengurangi volume sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang sekaligus memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan bagi masyarakat.

Program pengolahan sampah organik menjadi pupuk itu merupakan bagian dari penguatan sistem pengelolaan sampah modern yang terus dikembangkan Pemprov DKI Jakarta melalui kolaborasi antara pemerintah, pengelola pasar, pihak swasta, dan masyarakat.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap