TNI AL Musnahkan 100 Liquid Vape Diduga Mengandung Narkotika di Batam

oleh
Komandan Kodaeral IV Laksda TNI Berkat Widjanarko memimpin konferensi pers dan pemusnahan barang bukti 100 cartridge liquid vape yang diduga mengandung narkotika di Mako Kodaeral IV, Batam.
23.8K pembaca

TNI Angkatan Laut (TNI AL) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas penyelundupan narkotika melalui jalur laut. Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV menggelar konferensi pers sekaligus memusnahkan 100 cartridge liquid vape yang diduga mengandung narkotika hasil operasi intelijen di Lobby Mako Kodaeral IV, Batam, Sabtu (18/7/2026).

Konferensi pers dipimpin Komandan Kodaeral IV, Laksda TNI Berkat Widjanarko, didampingi jajaran pejabat Kodaeral IV. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan BNN Provinsi Kepulauan Riau, Polda Kepulauan Riau, BPOM Batam, Bea Cukai Batam, dan Kejaksaan Negeri Batam sebagai bentuk sinergi dalam pemberantasan peredaran narkotika.

Laksda TNI Berkat Widjanarko menjelaskan, barang bukti tersebut merupakan hasil operasi gabungan Satgas Cakra-26.K Satintelmar Pusintelal, Den Intel Kodaeral IV, dan Pos Babinpotmar Sagulung di perairan Batam pada 15 Juli 2026.

“Keberhasilan ini berawal dari informasi intelijen yang ditindaklanjuti dengan operasi kejar, tangkap, penyelidikan (Jarkaplid), dan penyekatan. Saat dikejar, pelaku membuang sebuah tas ke laut sebelum melarikan diri ke arah perbatasan. Tim kemudian berhasil mengamankan tas tersebut yang berisi 100 cartridge liquid vape yang diduga mengandung narkotika,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan awal menggunakan alat Rigaku milik TNI AL dengan dukungan tenaga ahli Dinas Kesehatan Kodaeral IV menunjukkan, sebanyak 50 cartridge bermerek Yakuza mengandung sekitar 80 persen propanediol dan 20 persen etomidate. Sementara itu, 50 cartridge bergambar buah-buahan mengandung sekitar 67 persen propylene glycol, 19 persen glycerol, dan 13 persen etomidate.

Menurutnya, kandungan etomidate mengindikasikan adanya zat yang berpotensi disalahgunakan dan membahayakan kesehatan apabila diedarkan secara ilegal.

Barang bukti yang diamankan terdiri atas 50 cartridge merek Yakuza, 50 cartridge bergambar buah-buahan, serta satu tas jinjing berwarna hijau. Nilai ekonominya diperkirakan mencapai Rp250 juta hingga Rp800 juta, tergantung harga edar di pasar gelap.

Sebagai tindak lanjut, TNI AL bersama instansi terkait memusnahkan 98 cartridge dengan cara dibakar. Sementara dua cartridge lainnya disisihkan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyidikan dan proses persidangan.

“TNI AL akan terus meningkatkan kemampuan intelijen, patroli laut, serta memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum dalam memberantas penyelundupan narkotika melalui jalur laut,” tegas Laksda TNI Berkat Widjanarko.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus baru penyelundupan narkotika dan segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan wilayah maritim Indonesia sekaligus mendukung upaya pemerintah memutus jaringan peredaran narkotika yang memanfaatkan jalur laut sebagai jalur penyelundupan.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap