Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Papua Tengah, Mayjen Aminton Manurung Jadi Pangdam Pertama

oleh
Infografis Kodam XXIX/Mambruk yang bermarkas di Kimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, dengan wilayah tanggung jawab meliputi delapan kabupaten. Mayjen TNI Aminton Manurung dipercaya sebagai Pangdam pertama. (Ilustrasi)
8.9K pembaca

Komando Daerah Militer (Kodam) XXIX/Mambruk resmi dibentuk untuk memperkuat organisasi TNI Angkatan Darat (TNI AD) di Provinsi Papua Tengah. Kehadiran satuan komando ini diarahkan untuk mendukung tugas pertahanan dan pembinaan teritorial di wilayah tersebut.

Pembentukan Kodam XXIX/Mambruk menjadi bagian dari pengembangan organisasi TNI AD. Kodam ini termasuk dalam enam Kodam baru yang disebut diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto pada 5 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI.

Mayjen TNI Aminton Manurung dipercaya menjadi Panglima Kodam (Pangdam) XXIX/Mambruk pertama. Sebelum menjabat posisi tersebut, ia bertugas sebagai Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Darat (Asops Kasad).

Kodam XXIX/Mambruk bermarkas di Kimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Wilayah tanggung jawabnya mencakup delapan kabupaten, yaitu Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya, dan Mimika.

Perkuat Pertahanan dan Pembinaan Teritorial

Pembentukan Kodam XXIX/Mambruk diharapkan memperkuat pelaksanaan tugas TNI AD di Papua Tengah. Keberadaan komando kewilayahan tersebut juga diharapkan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.

Selain menjalankan tugas pertahanan, pembinaan teritorial menjadi salah satu aspek penting dalam membangun hubungan antara TNI dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mendukung terciptanya kondisi wilayah yang aman serta mendorong kesejahteraan masyarakat.

Dengan cakupan wilayah yang meliputi delapan kabupaten, Kodam XXIX/Mambruk memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI AD di Papua Tengah.

Pembentukan satuan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya penguatan organisasi TNI AD untuk menyesuaikan pelaksanaan tugas dengan kebutuhan wilayah dan dinamika keamanan setempat.

Sumber: Pendim 1710/Mimika

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap