Home / Artikel / 5 Petisi Tututan Warga Kebon Kosong Dampak Citra Tower

5 Petisi Tututan Warga Kebon Kosong Dampak Citra Tower

Jakarta, sketsindonews – Aksi demo warga Kebon Kosong Kecamatan Kemayoran dalam penuntutan air bersih terhadap Pembangunan Citra Tower oleh pengembang PT.Multikon di Balaikota tadi pagi berjalan dengan tertib. (3-04-2017).

Dalam aksi penututan petisi menurut Sujadiono SH alias Chillan ada 5 point dalam aksi di Balaikota, pertama penutupan sementara pembangunan citra tower untuk tidak dilanjutkan, menindak lanjuti nota kesepakatan bersama antara Citra Tower dan warga kaitan dengan pipanisasi yang di janjikan, melakukan kajian ulang amdal dan lingkungan berdampak dari pembangunan tersebut, serta terakhir segera melakukan rekomendasi kepada pihak pemda DKI oleh Pusat Pengelola Komplek Kemayoran terhadap infrastruktur dalam musrembang sehingga pembangunan fisik warga dapat dikerjakan oleh pemda DKI secara menyeluruh dan terakhir jika kompensasi ini tak dilakukan warga akan menyegel Citra Tower, tukasnya.

Aksi damai yang di hadiri 300 massa warga yang hadir, akhirnya 10 orang perwakilan warga diterima pihak Gubernur DKI melalui Kesbangpol DKI Jakarta Primus dan pihak Badan Asset Daerah Pemprov DKI Indarini Balaikota DKI Jakarta.

doc.sketsindonews.com

“Dalam pertemuan delegasi telah dipanggil pula untuk hadir Camat Kemayoran Herry Purnama dan Lurah Kebon Kosong Sigit Dwi Haryono yang turut memberikan keterangan hak warga yang sudah di fasilitasi namun tidak membuahkan hasil, warga merasa dilecehkan oleh PT. Multikon, kata Herry Purnama.

Primus mengatakan, kami akan panggil PT. Multikon besok sesuai keterangan para aksi yang sudah di sampaikan kepada pemerintah, tukasnya.

Ini bukan hanya persoalan air bersih saja, namun lebih pada persoalan kawasan yang di claim PPKK lahan HPL, sehingga perlu adanya rekomendasi legal hukum, sehingga bukan air bersih saja tapi kelayakan infrastruktur lain juga terkena dampak oleh tidak seimbangnya pembangunan kawasan seperti daerah di DKI lain, papar Primus.

Sementara Joko Sardjono sekretaris aksi Forum Warga Kebon Kosong merasa pihak pemerintah tidak cepat bertindak dan memutuskan tuntutan itu, padahal kami hanya minta air bersih jangan muter – muter dulu dalam persoalan tuntutan warga, tegasnya.

Kami minta perjanjian yang sudah disepakati ditaati dan pemda dki provinsi dalam hal ini Gubernur DKI menyelesaikan tututan 5 petisi tuntutan tersebut sesuai langkah negosiasi dan di fasilitasi oleh pemerintah dapat direalisasikan secara cepat.

Kita sudah lama dalam penderitaan kekurangan air yang diamanatkan oleh UUD pasal 33, kami warga DKi yang ber KTP DKI dan jelas bayar pajak, tutupnya.

reporter : nanorame

Check Also

Apa Kata Warga, Kemayoran Kembali Juara Festival Bedug Ramadhan 1439 H Tingkat Kota Jakarta Pusat

Jakarta, sketsindonews – Tak salah Kecamatan Kemayoran menjadi juara pertama selama 2 kali berturut – …

Watch Dragon ball super