Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Festival Budaya Lembah Baliem Jayawijaya

oleh
Wyn diperankan oleh seorang anak perempuan bernama Yulia (Anak dari bapak Piter dan Ibu Yakomin). Dalam atraksinya Wyn setelah menyelesaikan pertikaian, beliau bersedia menikah dengan Owakharok Doga. Dalam Budaya orang Baliem, pengentin baru harus diberilan pakaian dan dipakai sebagai tanda bahwa sang wanita diterima oleh pihak perempuan. (Dok. Gerry Kossay)
11.3K pembaca

Legenda Kisah Cinta Tuan/Kepala Suku Obahorok Yang di angkat dalam Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) Kabupaten Jayawijaya 2017. (Gerry Kossay)

Jayawijaya, sketsindonews – Obahorok nama lengkapnya adalah Owakharok Doga merupakan seorang kepala suku Dani di Lembah Baliem yang pernah ada di masa tahun 70 an.

Di masa mereka, masyarakat lembah baliem tau bahwa ada orang kulit putih yang kawin dengan kepala suku Owakharok Doga. Yakni seorang perempuan yang berprofesi sebagai antropolog asal California Amerika Serikat.

Gambar

Dalam penelitia Wyn Sargent (perempuan antropolog) melakukan riset tentang keseharian masyarakat lembah baliem.

Pertemuan mereka pun berjalan tidak mulus, dimana terjadi beberapa pertikaian yang membuat Wyn harus menengahi pertikaian tersebut.

Lalu setetelah berdialog dengan masyarakat, akhirnya Wyn memutuskan untuk menikah dengan Obahorok.

Kini, Kisah cinta tersebut, kembali di angkat dalam moment Festifal Budaya Lembah Baliem (FBLB) yang diadakan tiap tahun di kabupaten Jayawijaya dan dalam ferstifal tersebut, banyak atraksi atau kisah-kisah lama yang diangkat.

Namun bagi saya. hal yang menarik adalah kisah cinta tuan Obahor dengan Ibu Wyn. Alasanya adalah agar kisah cita tersebut menjadi legenda dari baliem untuk anak cucu kami yang akan datang.

(Gerry Kossay)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap