Jakarta, sketsindonews – Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) tak pernah surut dari kompleksitas Jakarta sebagai Ibukota Negara.
Jalan protokol serta lingkar jalan strategis menjadi kumpulnya PMKS dalam memanfaatkan untuk mengais rezeki dari belas kasihan orang selain menciptakan kekumuhan tampilan kota yang sudah dibangun pemprov DKI Jakarta.

Sebanyak 5 orang PMKS terjaring di jalan Mangga Besar, jalan Samanhudi, Lapangan Benteng, dan jalan Pangeran Jayakarta di lokasi yang berbeda.
Mereka terjaring oleh petugas P3S (Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial) Kecamatan Sawah Besar dalam operasi rutinnnya, ujar Asep Supriyatna Kepala Satuan Pelaksana Sosial.
Dari 5 terjaring dalam tempat yang berbeda terdiri dati penyandang gelandangan, pak ogah maupun orang terlantar yang ada di jalan strategis diamankan dengan membawa mereka ke panti kedoya Jakarta Barat.
Sebelumnya pemetaan dan pengawasan dilakukan oleh 2 tim posko pengendali Posko Samanhudi Sawah Besar oleh tim 10 orang dengan 2 shif kerja mulai dari pukul 7.00 – 15.00 WIB, berlanjut pukul 15.00 – 23.00 WIB, terang Asep.(13/9)
Lanjut Asep, dari banyaknya yang terjaring adanya pengurangan kasus PMKS walau ada saja muncul kembali PMKS di jalan. Sepertinya, mereka dari luar daerah namun juga ada mereka tidak punya tempat tingal atau identitas resmi selama tinggal di Jakarta.
Sebagai langkah strategis KPI Dinas Sosial berada di Jalan Gunung Sahari Raya Golden Trully sehingga kawasan itu benar benar harus steril dari para pelaku sosial yang keberadaan menciptakan kerawanan sosial yang kerap muncul, tutup Asep.
reporter : nanorame






