Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Rico Sinaga : Pemeriksaan Anies di Bawaslu RI Bisa Timbulkan Jakarta Tidak Kondusif

7.9K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Ketua FKDM DKI Jakarta M Rico Sinaga mengingatkan sekaligus menyayangkan terkait pemeriksaan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan oleh Bawaslu RI terkait pose dua jari saat menghadiri acara Partai Gerindra di Sentul Bogor, Jawa Barat (8/12).

Menurut Rico insiden Anies dengan dua jari sepertinya itu merupakan spontanitas cara berpose karena Jack Mania juga seperti itu, jadi bukan sesuatu hal yang sensasi, tukasnya.(12/1)

Sebelumnya Anies saat akan menghadiri acara Gerindra juga sudah melakukan ijin pada Kemendagri Tjahyo Kumulo, jadi apalagi yang salah dari Anies.

Gambar

Jika kita susuri ia menilai, perlakuan Bawaslu tak adil. Sebab, banyak kepala daerah lain terang-terangan mendukung capres tertentu namun tak dipanggil oleh Bawaslu bahkan hingga di lakukan deklarasi.

“Banyak sekali kepala daerah yang melakukan itu tidak diapa-apakan, ya inilah suasana ketidakadilan itu dan masyarakat menonton itu. Menurut saya penyelenggara negara, KPU, Bawaslu betul-betul harus netral dalam memandang sebuah simbol dari hanya sebuah gerakan tangan.”

Rico menambahkan dengan ketidak netralan ini membuat tidak kondusif dan memancing reaktif bagi pendukung Anies sehingga Jakarta sebagai parameter Ibukota Negara kedepannya dalam kondisi menjadi tidak aman.

Kedua sambung Rico, Anies tak ada maksud mengkampanyekan calon presiden tertentu saat pose dua jari. Namun dia mempersilakan bila para pihak menafsirkan lain dari persfektif yang berbeda.

Dirinya hanya kecewa, sikap Bawaslu bungkam terhadap kepala daerah lain, kenapa itu tidak di perlakukan hal yang sama seperti Anies.

“Tapi maksud saya ginilah banyak sekali sinyal semacam itu ditunjukkan oleh Kepala daerah yang lain tapi kenapa ketika pak Anies melakukan itu buru buru dipanggil, diperiksa terus diancam penjara, masa begitu kejahatan, enggak lah, seperti itu.

Ini yang bisa sangat berbahaya jika penyelenggara tak netral sehingga dikuatirkan pendukung Anies pun akan marah serta menimbulkan peristiwa di Jakarta yang tadinya aman menjadi tidak aman, tegas Rico.

Sebelumnya, Anies Baswedan telah memenuhi panggilan Bawaslu RI dan telah menjawab 27 pertanyaan yang diajukan. Kini Bawaslu tengah menimbang, apakah kehadiran dan dua jari Anies di acara Gerindra itu melanggar UU Pemilu atau tidak.

Usai diperiksa, Anies mengapresiasi kinerja Bawaslu. Menurut dia, setiap orang punya perspektif berbeda atas simbol.

“Setiap orang bisa memiliki interpretasi atas simbol. Normalnya kalau orang mengatakan dua jari ya pakai jari telunjuk dan jari tengah dan selama ini juga pasangan (calon) selalu menggunakan dua itu,” ujar Anies usai diperiksa.

reporter : nanorame

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap