Jakarta, sketsindonews – Dalam rapim tingkat Kota Walikota Jakarta Pusat Bayu Meghantara di ruang Pola Serba Guna mengingatkan pihak Sudin Kehutanan dan Pemakaman Sabdo Kurnianto untuk tidak lagi retorika alasan TL dari permintaaan warga untuk tidak di tindak lanjuti.
Itu harus cepat dari apa yang menjadi prioritas warga, ada pertimbanhan warga dalam aduan tentunya menjadi skala karena sebelum ada kejadian terjadi preseden buruk, ucapnya.(15/1)
“Sudin Kehutanan Jakarta Pusat harus cepat merespon aduan warga. Apalagi sekarang masuk musim hujan harus mewaspadai pohon tumbang,”
Bayu juga menyingung aduan warga yang dilakukan setiap Hari Sabtu di kantor Kecamatan harus segera dilakukan. Misalkan ada permintaan penopingan pohon dari warga.
“Bisa tidaknya ditoping itu yang tahu Sudin Kehutanan yang menjadi tupoksinya. Kalau memang sudah lebat pohonnya bisa ditoping,”
Hal lain kordinasi dengan instansi terkait terhambatnya penopingan bisa di lakukan komunikasi, tapi insiatif harus dilakukan Sudin Kehutanan karena objek masalah kan ada di situ, terangnya.
Misal pohon dengan terdapatnya instalasi jaringan kabel PLN, pohon bersinggungan dengan trotoar dan saluran itu yang harus cepat dalam menindak lanjuti antar SKPD.
Kami ingin apapun permintaan warga bikan untuk di hambat sesuai dengan kemampuan sementara tenaga PPSU kan bukan ahlinya dalam urusan mendektesi rawan pohon serta urusan potong memotong, jelas Bayu.
reporter : inong






