Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Figure Calon Ketua RW Perempuan di Kebon Kacang, Hilangkan Doktrinisasi Pembodohan Warga

oleh
oleh
756 pembaca

Jakarta, sketsindonews – Warga RW 09 Kebon Kacang Tanah Abang akan melaksanakan babak baru untuk memilih Calon Ketua RW secara langsung yang sudah sekian lama polemik ini tak pernah selesai.

Tercatat 1500 (DPT) warga akan memilih figure calon idaman warga yang mau bekerja demi melayani warga untuk kemajuan wilayah dalam menggerakan gerakan kreatif.

Selama ini warga terbelengu oleh sistem terbatas pada RT yang merupakan bagian dari rezim sebagai stempel (kroni) adminsitratif di pihak lain warga kreatif tidak terbangun dalam membangun sebuah gerakan sosial, ekonomi dan nilai peduli membangun lingkungan, ujar Joko Umboro SH. (24/9)

Gambar

Kini muncul beberapa figure perempuan ditengah masyarakat yang bisa menjadikan titik tolok perubahan main set warga untuk melakukan kebersamaan secara menyeluruh untuk warga Jati Bunder.

Hanya sisi perempuan Kebon Kacang bisa terbangun untuk memulai penataan secara phisik sarana prasarana dan pembangunan manusia warga religius.

Misal Kantor RW mirip “rumah hantu” sebagai kantor interaksi warga harus dirubah menjadi Kantor pelayanan dan kegiatan pendidikan anak tak mampu.

Begitu pengadaan ambulance, dan peningkatan relgius pengajian warga hingga lingkungan hijau karena wanita punya tangan terampil selain didorong peran pemuda yang inovatif, terang Joko.

Kedua, main set para RT – RT saat ini juga sudah harus berfikir kedepan bukan karena pamrih di imingi kantong pribadi dengan doktrinisasi informasi menyesatkan dengan mengorbankan etika moral kultur lokal Tanah Abang yang religius

Kontek religius selain bidang phisik menjadi pekerjaan calon RW mendatang untuk melakukan perubahan pemikiran dengan potensi bukan untuk pribadi tapi bagaimana nilai pemberdayaan bisa dinikmati oleh masyarakat.

Ketiga, tambah Joko, faktor emak – emak lingkungan seharusnya juga harus sadar ada kepentingan lebih besar dimana tinggal mereka harus di topang oleh sosok calon RW yang mampu menjadi magnet membangun lingkungan sehat.

Saat ini kan terlihat emak – emak hanya di jadikan objek isu yang didapatkan dengan tidak berfikir dampak bagi perubahan sosial di lingkungan tersebut.

Figure Pemimpin Perempuan

Dua calon sudah digadang warga untuk maju dalam pilikawe langsung dinataranya Hj.Sairoh Maryono Ibu rumah tangga sekaligus pengusaha, Dewi mantan Ketua LMK ibu rumah tangga tapi mempunyai kemampuan organisasi kaum ibu yang membangkitkan gerakan perempuan di lingkungan.

Kata Wahyudi (43) pemuda Tanah Abang keduanya mempunyai trade record bagus di wilayah tak punya cacat jadi pilihan ini sangat tepat bagi pilihan keduanya ikut berkompetisi.

Isu juga memerbak terkait bernama inisial Kosasih muncul di permukaan untuk maju di pilikawe namun warga (publik) sudah mengetahui sosok K merupakan bagian dari kader cabutan Ketua RW lama untuk di jadikan alat kendaraan.

Ketua RW lama yang telah gugur termasuk Isterinya hingga saat ini sebenarnya masih ambisi untuk tetap ikut berperan walau telah diskualifikasi oleh aturan Tata Terib pantia pemilihan, ucap Yudi.

Sebagai cacatan ucap Yudi, dengan minggu depan pemilihan setidaknya warga harus bergerak secara bersama ke TPS selain sosialisasi oleh panitia RW begitu sangat penting mengajak warga mau datang ke Kantor Kelurahan untuk memilih.

Yudi mengajak peran anak muda untuk bisa menggiring warga untuk mengingatkan dengan kedatangan warga sudah jelas menjadikan kunci sukses Demokrasi memilih calon figure benar, bukan memilih calon yang di paksakan benar padahal dirinya bukan sosok prilaku yang benar di tengah masyarakat, tutup Yudi.

nanorame

No More Posts Available.

No more pages to load.

Baca konten dgn suara
Speed: 1x
Ready