Jakarta, sketsindonews – Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Marsudi tidak mengetahui terkait Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan anggarkan senilai 3 Trilyun untuk penanganan virus Corona (COVID-19) di ibu kota.
“Bukankah penggelontoran dana perlu tanda tangan Prasetio untuk penganggarannya, Anies mengaku mengalokasikan sejumlah anggaran dari berbagai program termasuk Formula E. Namun Prasetio malah menyatakan Mantan Mendikbud itu tak melakukan komunikasi apapun dengannya,” ucap Pras (MP).
“Saya enggak tahu. Karena belum ada komunikasi sama sekali,” katanya.(9/4).
Dia setuju dengan perlunya dana besar untuk penanganan corona. Namun ia hanya bisa menunggu Anies berkoordinasi dengannya untuk pengalokasian anggaran itu.
“Kalau belum dikomunikasikan bagaimana saya mau menyetujui anggaran-anggaran apa yang mau direalokasi,” kata dia.
Selain itu, ia meminta Anies merencanakan dengan matang soal penganggaran yang jumlahnya tidak sedikit ini. Ia minta pengawasan harus maksimal agar dana yang terpakai terserap efektif.
“Asal penggunaannya tepat, efektif saya pasti menyetujui,” pungkasnya.
Sebelumnya, Anies mengaku sudah memberikan pendanaan yang tidak sedikit untuk memerangi wabag Corona di Jakarta. Menurutnya, Pemprov DKI sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3,032 triliun.
Anies mengatakan pihaknya sudah menganggarkan Rp 1,032 triliun sampai saat ini. Rencananya akan ada tambahan lagi Rp 2 triliun sampai bulan Mei, papar Anies.
(Nanorame)






