Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Bayu Mega : PSBL Menekan Penurunan Kasus Bila Kolaboratif Partisipasi Warga Ikut Terlibat

oleh
1.9K pembaca

Jakarta, sketsindonews – PSBB masa transisi sebagai Pengendalian ketat pembatasan sosial berskala lokal di lingkungan RW khusus zona merah positif Covid – 19 langsung di tinjau Walikota Jakarta Pusat Bayu Meghantara.

Saat peninjauan di Jalan Cempaka Putih Tmur 24 yang dihadiri partisipasi warga Bayu Mega mengatakan bahwa pihak pemerintah kota hingga saat ini terus berupaya untuk menekan zona merah untuk menjadi hijau. “Dan untuk kasus kasus baru terdampak untuk tercapai zero accident,” pungkasnya, Selasa (9/6/20).

Penekanan dilingkungan ini, menurut Bayu harus ditekankan pada warga sendiri secara kolaboratif bersama instansi lingkungan dalam satu kebersamaan terpadu menyelesaikan kasus rawan zona merah.

Gambar

Dari keterbatasan personil tentunya bisa dapat dituntaskan baik sarana dan prasarana dengan melakukan satu gotong royong di lingkungan bersangkutan, selain warga juga patuh pada protokeler kesehatan.

Semantara Camat Cempaka Putih Andri Ferdian menuturkan, dalam PSBL (lokal) gate community masih dengan satu akses karena jalur ini juga ramai, maka pemeriksaan oleh Tim Terpadu diberlakukan pemeriksaan yang ketat bagi lintas lalin menggunakan termal suhu.

Perlu diketahui kolaborasi warga juga di support peruhaaan BUMN PLN dalam membantu kegiatan PSBL di lingkungan RW 03 CPT.

“Harapannya, warga juga tetap lakukan beberapa syarat bukan hanya menggunakan masker saat keluar rumah melainkan social distancing (jaga jarak) perlu dipatuhi warga lingkungan,” ucapnya.

Sementara Lurah CPT Shinta Purnama menambahkan, kasus di RW 03 hingga saat ini warga terkena positif dari 19 (ODP, PDP, kini hanya tinggal 3 kasus diantaranya 2 orang di rawat di RS. Wisma Atlit Kemayoran dan pasien 1 orang kini dirawat di RS. Pasar Minggu.

Sebelumnya secara sukarela warga juga telah lakukan rapid test massal dengan sampling sebanyak 200 warga hasilnya warga sangat antusias.

“Terkait pengawasan masa transisi oleh warga kini dilakukan secara bergiliran dengan penuh tanggung jawab secara partisipatif baik personil yang ada dibantu oleh FKDM, Satpol PP, Sudin Kebersihan Kota Jakarta Pusat, Dishub, Pokdar dan para RT RW setempat,” tutup Shinta.

(Nanorame)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap