Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Pria di Pandeglang Tewas Dibacok Rival Bisnis Sawit, Pelaku Serahkan Diri ke Polisi

Foto ilustrasi
8K pembaca

Warga Kabupaten Pandeglang digegerkan oleh aksi pembunuhan sadis yang terjadi di Kampung Ranca Sadang, Desa Cikalong, Kecamatan Cibitung, Senin (27/10/25) dini hari. Seorang pria bernama Aang Humaedi alias Medi (34) tewas setelah dibacok secara brutal oleh Duo (35), warga Desa Batuhideung, Kecamatan Cimanggu.

Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 00.18 WIB. Korban mengalami luka parah di lengan kiri, paha kanan, serta kehilangan dua jari akibat sabetan golok pelaku. Medi sempat dilarikan ke Puskesmas Cibaliung, namun nyawanya tak tertolong karena kehilangan banyak darah.

Menurut keterangan saksi, pembacokan terjadi tiba-tiba tanpa adu mulut. “Tidak ada cekcok, pelaku langsung menyerang korban dengan golok. Serangannya cepat dan kuat,” ujar Ajat (34), warga Padasuka, yang berada di lokasi.

Gambar

Sejumlah saksi lain, termasuk Nadi (24), Emul (24), Aden (24), dan Nokip (35), menguatkan bahwa pelaku menyerang secara tiba-tiba. Mereka menduga aksi itu sudah direncanakan.

Diduga Motif Persaingan Bisnis Sawit

Informasi sementara menyebutkan, pembunuhan ini dipicu oleh persaingan bisnis pembelian buah sawit di wilayah Cibaliung. Medi dikenal sebagai pengepul sawit lama, sedangkan Duo disebut-sebut ingin menguasai jalur pembelian sawit di daerah tersebut. Namun, polisi masih mendalami motif pasti di balik aksi keji itu.

Usai membacok korban, pelaku sempat melarikan diri ke arah Cimanggu. Beberapa jam kemudian, ia menyerahkan diri ke Polres Pandeglang didampingi kuasa hukumnya. Saat tiba di Mapolres, Duo terlihat tenang dan langsung diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Keluarga Korban Minta Hukuman Maksimal

Pihak keluarga korban berharap pelaku dihukum seberat-beratnya. “Medi orangnya baik dan tidak pernah cari musuh. Kalau memang ada masalah usaha, harusnya dibicarakan baik-baik, bukan dibacok,” ujar salah satu kerabat korban dengan nada sedih.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak menyelesaikan masalah dengan kekerasan. Polisi juga mengimbau warga untuk mengedepankan musyawarah dan jalur hukum dalam menghadapi konflik bisnis atau pribadi.

Kini pelaku resmi ditahan di Mapolres Pandeglang. Penyidik sedang melengkapi berkas perkara untuk segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Pandeglang.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap