Home / Berita / Ahok Tak Ada Lawan, Risma Terlambat di usung Parpol

Ahok Tak Ada Lawan, Risma Terlambat di usung Parpol

Jakarta, sketsindonews – Mantan Ketua MK, Mahfud MD mengatakan bahwa dukungan Jacklover untuk memajukan Walikota Surabaya Risma dalam Pilkada DKI 2017 mendatang menjadi alternatif dan seimbang.

Menurutnya, selama ini jika membicarakan sudut pandang survei atau popularitas memang diakui belum ada yang menimbangi Ahok.

“Itu harus jujur. Jika Risma resmi menjadi calon Gubernur DKI Jakarta itu dan dipompa dalam sebulan dua bulan, maka akan kuat dan bisa imbang dengan Ahok,” kata Mahmud MD.

Ia mengatakan hasil survei yang kredibel menyebutkan 30 persen pemilih apapun alasan dan risikonya akan tetap memilih Ahok, sedangkan 35 persen apapun apapun tidak memilih Ahok.

Sementara pengamat politik Ray Rangkuti dari Lingkar Madani ketika di minta pendapatnya oleh sketsindonews.com, rabu (03/8) menjelaskan bahwa Risma sangat terlambat jika di gadang untuk tampil me lawan Ahok, pasalnya pilkada DKI Jakarta sudah pada tahap pendaftaran tinggal 2 bulan lagi.

“Risma itu mungkin dikenal pada level menengah, tapi di grass root itu, suara Risma sangat berat, sementara Ahok sudah menguasai pada level kelas bawah,” ujarnya.

Tambah Ray, Jika dalam kacamata politik pilgub DKI kemungkinan ada 3 calon kandidat balon yang akan di usung parpol koalisi.

PDIP hingga saat ini, menurut Ray akan mencalonkan secara tersendiri karena partai dukungan terbesar suara DPRD, bisa saja Risma yang kini masih menjabat Walikota Surabaya didaulat cagub PDIP, sedangkan Partai Gerinda akan koalisi PAN, Demokrat, dan PKS akan berkoalisi menggusung calon tersendiri.

“Sangat sulit Gerindra dan PDIP menyatu, apalagi kalo PDIP akhirnya dukung Ahok ceritera ini akan lain dalam pilikada DKI, akhirnya Ahok tak ada lawan yang seimbang,” papar Ray

Dipihak lain Dosen Ilmu Politik UI, Cecep Hidayat, Sip mengatakan, hasil elektabilitas UI bahwa Ahok sulit terbendung karena tidak ada calon seimbang.

Diungkapkannya, Hasil riset sementara Ahok mungkin ada penurunan setelah memberikan kesaksian Proyek Rekamasi Teluk Jakarta, namun ditambahkannya penurunan tersebut tidak signifikan.

“Guliran inilah yang bisa mendongkrak lawan Ahok, tapi kasus ini ternyata masih dalam tahapan pengadilanTipikor,” tutup Cecep. (Nr)

Check Also

Fokus Survey KHL, Said Iqbal: Gubernur Tidak Harus Tunduk Pada PP 78/2015

Jakarta, sketsindonews – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal kembali menegaskan, bahwa Gubernur …

Watch Dragon ball super