Home / Berita / Akibat Provokator Mobil Trantib di Hajar Pedagang Hingga Kaca Pecah

Akibat Provokator Mobil Trantib di Hajar Pedagang Hingga Kaca Pecah

Jakarta, sketsindonews – Akibat adanya provokator, penertiban pedagang di jalan Kalilio Senen Raya Jakarta Pusat, Jum’at (26/8) sempat ricuh oleh ulah pedagang dengan menghancurkan Mobil petugas Trantib.

Menurut Kasatgaspol Kecamatan Sawah Besar Hagiarso kepada sketsindonews.com dijelaskan, bahwa ini sebenarnya merupakan kegiatan rutin tugas Satpol dilokasi Jalan Kalilio Senen dalam operasi wilayah itu bebas dari pedagang.

Sebelumnya petugas Trantib di fokuskan di Masjid Istiqlal dalam penjagaan wilayah tersebut, lalu penyisiran dilakukan di jalan yang menjadi prioritas bebas PKL.

“Saya sedang mengikuti rapat di Karang Anyar masalah pengecoran, terpaksa saya tugaskan petugas Trantib saudara Agus untuk memantau dan melakukan penyisiran,” ucap Hagiarso.

Dijelaskan bahwa kejadian itu terjadi pukul 13.00 WIB. “Memang ada provokator yang tiba tiba menyilangi Mobil petugas yang di kendarai Ruslan dan Yani, sehingga terhenti akibat seorang ibu pedagang nasi bebek teriak rampok, rampok…..rampok kepada petugas Trantib,” ungkapnya.

Saat itu pula pedagang secara beramai dengan membawa batu conblok memukul Mobil B 91422 POQ yang di kendarai kedua petugas hingga kaca belakang pecah berikut samping depan yang penyok.

Akibatnya, petugas langsung tancap gas menghindari massa pedagang. Saat itu pula motor yang menghalangi mobil atas ulahnya provokator di lindasnya.

Dalam keterangan secara bersamaan Camat Sawah Besar Martua Sitorus mengatakan, hal tersebut tidak bisa di tolerir. “Saya ada dilokasi saat pedagang menghajar mobil petugas,” katanya.

“Saat itu saya bawa anggota Trantib 3 orang dengan petugas PPSU dalam operasi rutin,” terang Martua.

Ditegaskan bahwa apa yang dilakukan oleh stapol PP tersebut sudah protap Jalan Kallio Senen yang merupakan perbatasan wilayah Senen -Sawah besar untuk dihilangkan dari sejumlah pedagang.

“Ditambah laporan dari pihak kantor pemerintahan di sepanjang Jalan Senen Raya, sehingga kami harus fokus,” tegasnya.

“Sudah 2 minggu di lakukan penertiban dilokasi, tidak digubris pula, maka kita meningkatkan penertiban dikuti dengan pengangkutan gerobak pedagang,” tambahnya.

Martua mengungkapkan bahwa tahapan sosialisasi lisan awalnya sudah dilakukan, hingga pengambikan barang barang bahkan gerobak PKL.

Namun, jelasnya lebih jauh bahwa pedagang tak terima barangnya diangkut, hingga menimbulkan pengerusakan mobil petugas.

“Saya sudah perintahkan Kasatgaspol Sawah Besar Hagiarso untuk melaporkan pada pihak Kepolisian, berikut visum anggota yang terkena pecahan kaca untuk kami proses,” pungkas Martua. (Nr)

Check Also

Fokus Survey KHL, Said Iqbal: Gubernur Tidak Harus Tunduk Pada PP 78/2015

Jakarta, sketsindonews – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal kembali menegaskan, bahwa Gubernur …

Watch Dragon ball super