Home / Berita / Anang Nilai Pasangan Agus dan Sylvianan Mampu Menjawab Kebutuhan Jakarta

Anang Nilai Pasangan Agus dan Sylvianan Mampu Menjawab Kebutuhan Jakarta

Jakarta, sketsindonews – Pilkada DKI Jakarta pada tahun 2017 harus menjadi momentum untuk mengukuhkan Ibukota sebagai kota kreatif dan laboratorium budaya nusantara.

Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah mengatakan hajaran demokrasi lima tahunan di Ibukota harus menjadi momentum penegasan kota Jakarta sebagai kota kreatif dan pusat budaya nusantara.

“Ibukota Jakarta harus menjadi pusat kota kreatif dan menjadi laboratorium budaya nusantara. Ingat, Jakarta menjadi gerbang Indonesia,” kata Anang di Jakarta, Minggu (25/9/2016).

Menurut musisi dan pencipta lagu ini, sebagai Ibu kota negara, mestinya Jakarta dapat menampilkan sebagai kota yang ramah terhadap kreativitas anak muda yang berasal dari belahan nusantara.

“Jakarta juga harus menjadi laboratorium budaya nusantara. Globalisasi menjadi keniscayaan, namun jati diri nusantara tak boleh hilang,” ingat Anang.

Dia menilai Jakarta saat ini masih belum memenuhi sebagai kota yang ramah terhadap kreativitas anak muda dan menjadi pusat budaya nusantara.

“Dulu saat Pak Jokowi awal memimpin Jakarta ada langkah awal yang baik dengan mendukung persemaian budaya nusantara di Jakarta. Sayangnya, upaya itu terhenti di bawah kepemimpinan Pak Ahok,” ungkap Anang.

Terkait dengan tiga pasang kandidat yang resmi mendaftar di KPU, Anang mencermati pasangan Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni yang dinilai mampu menjawab kebutuhan kota Jakarta yang peduli terhadap kreativitas anak muda dan peduli terhadap budaya nusantara.

“Agus usianya belum genap 40 tahun, ini merepresentasikan karakter anak muda yang selalu inovatif,  kreatif dan gandrung dengan perubahan. Dipadu dengan Bu Sylviana yang asli Betawi dan berpengalaman di birokrasi diharapkan dapat menopang penguatan identitas budaya nusantara khususnya Betawi,” harap Anang.

Saat ditanya soal figur Anies Baswedan, Anang mengatakan posisinya di Komisi X DPR RI pernah menjadi mitra kerja dengan Anies Baswedan saat menjabat sebagai Mendikbud.

“Tunggakan kerja Anies Baswedan khususnya terkait kebudayaan masih tersisa hingga saat ini. Seperti rekomendasi Panja Perfilman DPR juga belum terealisasi hingga yang bersangkutan dicopot dari kabinet,” tandas Anang. (*)

Check Also

SBY WO Saat Deklarasi Kampanye Damai, Protes KPU Atribut Partai Dukungan

Jakarta, sketsindonews – Acara kampanye deklarasi pemilu damai yang di gelar KPU Nasional dalam rangka mendukung sukses penyelenggaraan pemilu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meninggalkan lapangan Monas saat acara dimulai.

“Nggak ada, jangan lebay lah,” kata Budi di Monas, Jakarta Pusat, ujar Budi Arie Ketua Projo.

Pokoknya itu tidak benar Budi nyarakan, tidak ada provokasi dari pihaknya. Dia memastikan relawannya hanya melakukan deklarasi damai.

deklarasi.kampanye.damai.thamrin.doc

“Nggak ada provokasi, ini kan kampanye damai,” sebutnya.

Sebelumnya, SBY WO karena merasa diperlakukan tidak adil. SBY WO bersama Ani Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Edhie Baskoro Yudhoyono pergi di tengah acara.

 

Ada juga atribut partai pendukung pro-Jokowi yang diprotes SBY. Presiden RI ke-6 itu pun akan melayangkan protes resmi ke KPU.

“Ini dianggap ketidakadilan oleh Pak SBY,”

Karena merasa aturan tidak ditegakkan, SBY yang kebetulan bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan kemudian meninggalkan acara. SBY akan melaporkan hal tersebut ke Bawaslu.

“Ini dianggap ketidakadilan oleh Pak SBY,” jelasnya

Sementara itu, Sekjen Partai Demokrat Hinca merasa pihak KPU telah melanggar aturan yang dibuat oleh lembaga itu sendiri. Yakni terkait tak adanya atribut partai yang dibawa saat acara deklarasi digelar.

“Partai Demokrat protes keras, Pak SBY juga turun dari barisan karena melihat banyak sekali aturan main yang tak disepakati,” kata Hinca.

SBY pun kemudian menitipkan Partai Demokrat dan Kader yang masih di lokasi kepada Hinca untuk dihandle hingga acara selesai berlangsung. Namun pihaknya belum sempat ikut tanda tangan deklarasi.

“Iya beliau pun langsung titip ke saya selaku Sekjen,” katanya.

Pantauan di lokasi memang ada sejumlah bendera parpol di acara deklarasi tersebut. Padahal menurut PD acara ini harusnya bebas atribut dari partai politik.(nr)

Terkait

Watch Dragon ball super