Home / Berita / Metropolitan / Apa kata Imam Besar Istiqlal Nasruddin Umar Tentang Demo

Apa kata Imam Besar Istiqlal Nasruddin Umar Tentang Demo

Jakarta, sketsindonews – Masjid Istiqlal Jakarta terus di banjiri oleh kaum Muslimin hal ini tentunya keterkaitan dengan esok melakukan aksi Demo dugaan penistaan agama oleh Ahok, pada hari Jum’at 4 November 2016.

Pantauan sketsindonews. com banyak para demonstaran dari luar Jakarta berdatangan dengan sejumlah mobil bis yang terus berdatangan. (3-11-2016)

Sementara umat Islam.yang berkumpul di Masjid Istiqlal sejak pagi selain melakukan sholat Zhuhur berjamaah dan saling bertukar informasi.

Namun kehadiran mereka langsung di sambut Imam Besar Masjid Istiqlal Nasruddin Umar dalam bentuk siraman rohani.

Dalam khotbahnya Nasruddin mengatakan, issue penistaan agama seharusnya untuk semua menyadari dari sebuah kata yang keliru, tukasnya.

Dia menyamoaikan sudah menyaksikan cuplikan video pidato Ahok sebelum di edit dan beliau sama sekali tidak ada menemukan konteks penistaan sebagaimana yang di tuduhkan oleh sebagian pihak.

Video tersebut juga sudah di saksikan oleh para pakar hukum dan pengamat dan mereka sama – sama tidak menemukan sama sekali adanya indikasi penistaan agama, paparnya

Umat Islam untuk dapat lebih cermat menyikapi segala sesuatu termasuk isu – isu politik yang sedang berkembang yang sarat dengan trik dan intrik dari lawan politik demi mencapai tujuan tertentu.

Dirinya merasa malu dengan sikap sebagian pihak yang telah dengan sengaja memperalat agama islam sebagai tunggangan politik murahan.

Kehormatan dan kewibawaan agama Islam itu sendiri malah telah jatuh dan ambruk akibat ulah dari oknum politik itu sendiri yang telah menempatkan nilai agama berada jauh di bawah kepentingan politik yang kotor.

Nasruddin Umar yang penggemar fans berat Anand Krishna, serta Guru Besar UIN menyarankan agar umat Islam lebih cerdas dan lebih dewasa dalam bersikap dan berfikir.

Nasaruddin mengaku memperoleh informasi bahwa beberapa ulama dan tokoh Islam akan ikut kegiatan tersebut, antara lain Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin, mantan Ketua Umum Baznas KH Didin Hafidhuddin, mantan Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsudin, KH Abdullah Gymnastiar, Ustaz Yusuf Mansur, Ustaz Arifin Ilham, juga beberapa anggota DPR.

Ia yakin dengan adanya kepemimpinan dan bimbingan para ulama dari MUI, NU, dan Muhammadiyah, serta para tokoh lainnya, aksi itu akan berjalan lancar dan umat tidak terpancing oleh kelompok-kelompok tertentu yang ingin membenturkan Islam dengan kepentingan lainnya, terutama yang yang ingin memecah belah NKRI.

“Jangan sampai diprovokasi oleh siapa pun. Kalau tidak diprovokasi pasti adem-adem saja. Mereka melakukan niat luhur, kalau dihadapi berlebihan, mereka, para ulama yang santun itu, akan tersinggung,” kata dia.

Diapun menilai aksi demonstrasi ini merupakan bentuk dukungan umat Islam kepada pemerintah untuk melakukan tindakan terhadap upaya-upaya yang melecehkan agama Islam dan telah menyinggung perasaan umat.

“Hargai hak demokrasi setiap warga negara. Wajar bila kita yang mencintai Alquran akan turun ke jalan untuk membelanya,” kata mantan Wakil Menteri Agama ini, tutupnya.(Nr)

Check Also

Gak Ngelawan Tuh Penataan Jalan Juanda, di Harapkan Warga Menjaga Kawasan Tertib

Jakarta, sketsindonews – Gak ngelawan tuh pemilik bangunan liar dalam penataan kawasan kolong rel kereta …

Watch Dragon ball super