Home / Berita / Hari Toilet Dunia, Di Tetapkan 19 November

Hari Toilet Dunia, Di Tetapkan 19 November

Jakarta, sketsindonews – Untuk menekankan pentingnya sanitasi bersih di seluruh dunia, PBB menetapkan tanggal 19 November sebagai Hari Toilet Sedunia. Ketetapan ini dibuat hari Rabu lalu setelah mendapatkan proposal dari Singapura.

Diplomat asal Singapura, Mark Neo, tak peduli jika orang akan menertawakan Hari Toilet ini karena menurutnya sangat penting menyadarkan masyarakat mengenai pentingnya sanitasi bersih dan layak.

“Aku yakin akan ada orang yang menertawakan deklarasi Hari Toilet Sedunia ini. Tawa mereka tak akan menjadi masalah, terutama jika mereka menyadari pentingnya diskusi mengenai masalah sanitasi dan toilet di seluruh dunia,” ungkap Mark Neo, seperti dilansir oleh NY Daily News (25/07).

Neo menekankan pentingnya 2,5 miliar orang di dunia untuk mendapatkan sanitasi yang layak dan bersih. Memiliki sanitasi yang layak dan bersih bisa menyelamatkan nyawa 200.000 anak setiap tahunnya.

Singapura mengambil toilet sebagai fokus untuk menghargai usaha Jack Sim yang menyebut dirinya “Mr Toilet” karena berusaha memperbaiki sanitasi di seluruh dunia. Usul ini mendapatkan pujian dari Wakil Sekretaris Jenderal PBB, Jan Eliasson. Menurutnya, sanitasi yang layak adalah masalah harga diri dasar manusia. (Sumber: merdeka.com)

Check Also

Nurhasan Inisiasi Konflik Pembebasan Lahan Pelabuhan Patimban Menjadi Prioritas Nasional

Subang, sketsindonews – Rombongan kunjungan kerja spesifik dari komisi V DPR RI, didampingi oleh kementerian perhubungan, kementerian PU, dirjen perhubungan laut, dan lainnya sampai di Pelabuhan Patimban, Subang, Jumat (22/9), kedatangan mereka disambut langsung oleh PLT Bupati Subang.

Tujuan kunjungan spesifik ini yaitu memastikan berjalannya segala perangkat dalam pembangunan pelabuhan Patimban. Pelabuhan ini diharapkan dapat memberi support pada pelabuhan Tanjung Priok.

Kunjungan ini diinisiasi oleh anggota DPR RI di dapil tersebut, yaitu Nurhasan Zaidi. Ia menyebutkan pembangunan ini berpotensi meningkatkan perekonomian jangka panjang masyarakat Subang.

“Jelas meningkatkan ekonomi, namun hal penting dan tujuan saya pribadi datang kesini yaitu untuk menyelesaikan konflik pembebasan lahan,” ujarnya.

Masyarakat mengeluhkan harga pembebasan lahan yang kurang layak. “Saya anak petani disini merasa harga yang diajukan sangat murah,” kata salah satu warga.

Nurhasan menyepakati dan menanggapi bahwa harga Rp. 300 ribu itu tidak pantas ditukar dengan lahan disini yang sangat subur.

“Kami sepakat dengan modernitas, namun masyarakat harus tetap jadi prioritas, insya Allah kami akan perjuangkan sekuat tenaga” tambah politisi PKS ini.

Hasil dari kunjungan ini akan dibawa pada pembahasan terakhir di DPR, sebagai keputusan final. “Kunjungan ini saya inisiasi dan semoga masyarakat melihat keseriusan kami yang ingin menyelesaikanya,” tambah Nurhasan.

“Kami mengubah jadwal yang sebelumnya ke Lombok menjadi ke Patimban karena kami sudah jadikan ini sebagai prioritas nasional,” tutup Nurhasan.

(Red)

Terkait

Watch Dragon ball super