Home / Berita / Kasus Sianida, Jessica Bohongi Mirna

Kasus Sianida, Jessica Bohongi Mirna

Jakarta, sketsindonews – Kasus kopi Sianida yang merenggut nyawa Wayan Mirna Salihin berlanjut, kali ini Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menggelar agenda pemeriksaan terdakwa Jessica Kumala Wongso, rabu (28/9).

Pada persidangan tersebut Jaksa penuntut umum (JPU), Ardito, mempertanyakan terdakwa Jessica mengenai percakapannya dengan korban Mirna melalui pesan WhatsApp, mulai dari keberadaan dokter di Grand Indonesia hingga kenapa Jessica membohongi Mirna.

“Saya menanyakan soal dokter umum karena saya ingin membeli vitamin D,” ucap Jessica, mengakui bahwa dia bertanya soal keberadaan dokter umum itu kepada Mirna.

Selama di Australia, menurutnya ia mengkonsumsi vitamin D. Obat tersebut digunakan untuk mencuci tubuhnya dari penyakit.

Dia juga mengungkapkan bahwa memiliki vitamin tersebut di Australia, tapi tak di bawa ke Indonesia, untuk itu dia berniat mencari di dokter umum di GI. Jessica juga mengatakan tak datang di apotek dekat rumahnya karena tidak pernah membeli di apotek.

Hal tersebut kembali di akui bahwa, dia meminum vitamin atas anjuran dokter.

Selanjutnya JPU kembali mempertanyakan kenapa harus di beli di GI.

“Saya lihat percakapan pada 2 Januari 2015, Anda menanyakan dokter umum, kenapa Grand Indonesia?,” tanya JPU.

Ardito juga menanyakan soal beberapa percakapannya dengan Mirna. Satu di antaranya saat Jessica sedang dalam perjalanan menuju kafe Olivier. Saat itu Mirna bertanya, kapan Jessica berangkat ke kafe. Jessica menjawab, sekitar pukul 14.30 WIB, ia berangkat.

Pada pukul 15.30 WIB, Jessica telah sampai di kafe Olivier untuk reservasi tempat. Saat itu Mirna menanyakan keberadaan Jessica. “Lagi di mana?” tanya Mirna kepada Jessica, seperti ditirukan Ardito. “Kenapa Anda menjawab, ‘Saya masih di jalan,’ padahal Anda sudah sampai di Grand Indonesia?”

Dicecar itu, Jessica mengaku itu jawaban refleks. Ketika Ardito menanyakan Alasannya membohongi Mirna, Jessica di hadapan majelis hakim menjawab, “Menurut saya, terserah saya mau jawab apa.”

Sebagai informasi pada hari yang sama, sejumlah orang melakukan aksi damai di depan PN Jakpus untuk memberikan atau mendorong hakim agar memberikan keputusan terbaik. (*)

Check Also

Buntut Pembobolan Bank 50 Miliar, Bank Mandiri Kemungkinan Akan Digugat

Jakarta, sketsindonews – Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PN Jakbar) kembali mengggelar sidang Praperadilan yang diajukan …

Watch Dragon ball super