Home / Berita / Kurir Di Hukum Mati, Kuasa Hukum: Pantasnya Bandar Yang Di Hukum Mati
Pengadilan Negeri Jakarta Timur (Dok. sketsindonews.com)

Kurir Di Hukum Mati, Kuasa Hukum: Pantasnya Bandar Yang Di Hukum Mati

Jakarta, sketsindonews – Kuasa Hukum terdakwa kasus narkoba dengan barang bukti Sabu seberat 33 Kg, Hendrikus Eventius menyatakan banding. Hal tersebut menjadi langkah yang harus ditempuh, mengingat terdakwa di putus oleh majelis hakim dengan ‘hukuman mati’, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

“Banding, sudah di nyatakan dalam sidang atas permintaan terdakwa,” jawabnya melalui pesan WhatsApp, Senin malam (10/4).

Baca juga: Hukuman Mati Kasus Narkoba Di Pengadilan Negeri Jakarta Timur

Hukuman mati yang dijatuhkan kepada Yulfi dan Munir, menurut Hendrik merupakan keputusan yang tidak adil, mengingat peran kedua terdakwa hanya sebagai kurir.

“Menurut saya dan tim tidak tidak adil, pantasnya Bandarnya hukuman mati namun masih status DPO (Daftar Pencarian Orang-red),” jelasnya.

Terkait pertimbangan majelis hakim, yang memutuskan hukuman mati, karena kedua terdawa merupakan residivis, ia mencoba menggambarkan bahwa terdakwa merupakan salah satu orang yang kurang beruntung.

“Bagaimana kalau orang yang tidak punya kerjaan, pendidikan sangat minim, tidak punya banyak kesempatan seperti anak-anak bangsa yang lain, sehingga ada kesempatan walaupun dampak sangat merugikan satu negara bahkan dirinya, tetap di lakukan karena belom terwujudnya keadilan sosial di negara kita ini,” paparnya.

Mengenai keadaan ekonomi terdakwa, Hendrik mengungkapkan bahwa terdakwa dalam keadaan susah dan juga minim dalam pendidikan.

“Menurut saya terjepit keadaan Ekonomi lagi pula pendidikanpun rendah,” tutupnya.

Pada pemberitaan sebelumnya dijelaskan bahwa kedua terdakwa di putus hukuman mati, pada senin sore (10/4), setelah sebelumnya di tuntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga dengan tuntutan hukuman mati.

Reporter: Eky

Check Also

10 Rumah Gang Buaya Karet Tengsin Tanah Abang Terbakar

Jakarta, sketsindonews – Musim panas disertai komdisi angin kembali menjadi rawan kebakaran ditengah pandemi. Baru …

Watch Dragon ball super