Home / Berita / Sidang di PTUN, Sapari Sebut Bukti Dari Pihak BPOM RI Tidak Konsisten

Sidang di PTUN, Sapari Sebut Bukti Dari Pihak BPOM RI Tidak Konsisten

Jakarta, sketsindonews – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) DKI Jakarta kembali menggelar sidang gugatan mantan Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Surabaya, Sapari terhadap kepala BPOM RI dengan nomor perkara 294/G/2018/PtUN.JKT dengan Majelis Hakim M. Arief Pratomo.

Dalam sidang dengan agenda memberikan bukti tersebut, sempat diwarnai sedikit protes dari pihak penggugat karena merasa bukti yang diserahkan oleh pihak tergugat melalui kuasa hukum tidak konsisten.

Namun, Majelis Hakim menyarankan agar menyertakan keberatan tersebut dalam kesimpulan. “Sertakan pada kesimpulan,” ujar Arif dalam sidang, Rabu (06/3).

Sementara usai persidangan, Sapari menjelaskan bahwa saat dilakukan kroscek ada bukti yang tidak sesuai dengan jawaban tertulis atau Duplik dari pihak tergugat.

“Bukti tidak konsisten, saat di cek ada yang tidak sesuai, ngga nyambung menurut saya,” jelasnya.

“Ada bukti Tergugat atau Kepala BPOM yang tidak relevan dengan objek gugatan,” tambahnya.

Dia berharap agar semua pihak dapat konsisten dalam menjalankan perkara tersebut. “Konsistenlah apa yang disampaikan dalam persidangan,” harapnya.

Saat ditanya terkait agenda saksi dalam sidang selanjutnya, Sapari memastikan bahwa pihaknya hanya akan menghadirkan satu saksi ahli dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Pada hari yang sama, Perwakilan Kuasa Hukum Kepala BPOM, Adam Wibowo enggan memberi tanggapan terkait kasus tersebut.

“Silahkan saja ikuti prosesnya,” ujarnya.

Terkait saksi, Adam juga mengatakan bahwa pihaknya akan menghadirkan saksi ahli, namun tidak dijelaskan lebih detail. 

“Kita siapkan (saksi ahli,-red), nanti saja,” singkatnya.

(Eky)

Check Also

Tinjau Makassar New Port, Menhub Minta Pelindo IV Tingkatkan Layanan

Makassar, sketsindonews – Pertumbuhan angkutan barang di Makassar, Sulawesi Selatan terus mengalami peningkatan pesat dari …

Watch Dragon ball super